Setelah menguras uang di dalam laci kasir, para pelaku memaksa korban masuk ke gudang tempat penyimpanan barang dan brankas. Saat tiba di gudang, pelaku menyuruh korban untuk membuka brankas.
“Takut akan ancaman akan dianiaya, salah seorang karyawan akhirnya menuruti keinginan pelaku membuka brankas. Setelah brankas terbuka, para pelaku mengambil semua uangnya,” kata Dedi.
Dedi mengungkapkan, setelah mendapat uang dari brangkas para pelaku kembali mengancam ketiga korban untuk tetap berada dalam gudang dan tidak melawan. Setelah memberikan ancaman para pelaku meninggalkan ketiga korban dan mengunci mereka dari luar.
“Para pelaku ini sempat mengunci pintu gudang dari luar dan kemudian melarikan diri,” kata Dedi.
Dedi mengatakan, setelah para pelaku sudah tidak berada dalam toko, salah satu karyawan menghubungi pimpinan mereka untuk melaporkan kejadian perampokan.
“Mendapat laporan dari karyawannya, Agung (manajer minimarket-red) bersama rekannya Badri selanjutnya datang ke lokasi. Setiba di lokasi dibantu masyarakat, ketiga karyawan yang disekap berhasil dikeluarkan dan langsung lapor ke Mapolsek Jawilan,” kata Dedi.
Dedi menjelaskan, kasus pencurian dengan kekerasan ini sudah ditangani personil Unit Reskrim Polsek Jawilan dan Satreskrim Polres Serang. Saat tim gabungan masih menyelidiki identitas para pelaku. “Untuk identitas pelaku masih diselidiki,” tutur pria asal Kota Serang tersebut. (*)
Reporter: Fahmi Sa’i
Editor: Mastur











