CILEGON – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon melibatkan sekitar 60 orang warga yang berbagai dari berbagai unsur dalam pelipatan surat suara di Aula KPU Cilegon. Mereka ditarget untuk menuntaskan pelipatan sebanyak 303.132 lembar surat suara, ditambah 2.000 surat suara cadangan dalam tempo empat hari.
Pokja Logistik KPU Kota Cilegon, Eli Jumaeli, mengatakan warga mendapatkan bayaran upah sebesar Rp50 untuk setiap lembar suara yang dilipat. “Mereka ada yang dari warga sekitar sini (KPU), ada juga dari kalangan mahasiswa. Semua kita libatkan. Kalau kemarin saja ada 55 orang, hari ini malah bertambah menjadi 60 orang,” ujarnya saat ditemui di kantor KPU Cilegon, Selasa (24/11/2015).
Melalui aktivitas pelipatan surat suara yang dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB itu, kata dia, diharapkan juga dapat membantu ekonomi warga yang membutuhkan. “Hasilnya lumayan lho, satu orang itu bahkan bisa melipat ratusan lembar surat suara dalam sehari,” imbuhnya.
Sementara itu pantauan di lokasi, di luar aula petugas keamanan yang berasal dari TNI dan Polri turut melakukan penjagaan di sekitar aula. Ketua Panwaskada Kota Cilegon, Achmad Achrom mengatakan, pihaknya pun bahkan turut menerjunkan personelnya untuk mengawal proses pelipatan suara itu.
“Kita cuma ingin memastikan kalau warga yang ikut dalam pelipatan ini juga benar-benar steril. Jadi, mereka baik itu datang maupun pulang tidak membawa apapun,” katanya. (Devi Krisna)








