CILEGON – Tb Iman Ariyadi mengaku seluruh anggota keluarga besarnya turut bersyukur dan menyambut gembira atas bebasnya masa penahanan orang tuanya, Tb Aat Syafaat, Sabtu (12/12/2015) ini.
Iman mengungkapkan, penahanan orang tuanya selama tiga tahun enam bulan dalam kurungan penjara itu merupakan resiko yang harus dibayar mahal oleh Tb Aat Syafaat atas perjuangannya agar daerah dapat memiliki pelabuhan demi pembangunan. “Kami berbahagia dan bersyukur kepada Allah atas kepulangan Orangtua, Ayahanda. Apa yang dilakukan oleh Ayahanda tidak terlepas dari perjuangan yang dihasilkan, atas kepemilikan lahan Warnasari oleh Pemerintah Kota. Saya juga ikut bersyukur karena warga ikut menyambut beliau,” ujarnya kepada Radar Banten Online.
Bebasnya Ketua DPD I Partai Golkar Cilegon itu menambah kebahagiaan Iman, terlebih setelah beberapa hari lalu dirinya dinyatakan sebagai pemenang sementara dalam Pilkada Cilegon 2015 berdasarkan hasil hitung cepat lembaga survey Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). “Saya kira setiap dibalik kesulitan itu kan pasti ada kebahagiaan kalau kita mau mengambil hikmahnya. Saya dan keluarga berharap, semoga ini menjadi ujian yang terakhir,” katanya.
Di mata Iman, ayahandanya adalah seorang pemimpin yang memiliki pandangan jauh kedepan. Aat menurutnya adalah sosok dibalik peletakan pondasi pembangunan yang ada di Kota Cilegon. “Selain membangun infrastruktur pemerintahan di awal, beliau juga membuat Jalan Lingkar Selatan dan lain sebagainya, hari ini tugas saya adalah memelihara dan meningkatkan apa yang sudah diletakkan oleh beliau,” tandasnya.
Pasca kebebasannya, Aat juga sempat mengucapkan terima kepada seluruh masyarakat Cilegon yang masih menaruh kepercayaan kepada putranya Tb Iman Ariyadi dalam Pilkada Cilegon. Aat berpesan, agar pemimpin terpilih dapat memegang amanah yang ia emban atas kepercayaan yang diberikan masyarakat. “Saya menitipkan kepada pemimpin terpilih, agar tetap amanah dan jangan sampai menyakiti masyarakat. Yang saya harapkan, agar dapat terus bekerjasama dengan masyarakat,” ujar Aat usai melakukan shalat sujud syukur di Masjid Agung Nurul Ikhlas Cilegon. (Devi Krisna)










