SERANG – Program pemberdayaan perempuan yang disampaikan kandidat calon gubernur Banten Andika Hazrumy mendapat apresiasi. Sebab, meski sudah berjalan, program pemberdayaan perempuan di Banten dinilai belum tepat sasaran.
Menurut akademisi Untirta Lia Riesta Dewi, pemberdayaan semestinya dilakukan secara kontinu dengan cara meningkatkan kapasitas pengetahuan dan kemandirian agar perempuan ikut terlibat aktif dalam pembangunan. “Perlu ada visi bersama tentang pemberdayaan perempuan dalam konteks yang memberdayakan,” katanya kepada Radar Banten, Rabu (20/4/2016).
Menurutnya, selama ini pemberdayaan pada perempuan kurang tepat sasaran karena lebih banyak memberikan bantuan fisik semata. “Misalnya, diberi mesin jahit atau bantuan ini dan itu. Padahal, itu bukan yang membuat perempuan lebih berdaya,” katanya.
Kata dia, salah satu rendahnya indeks pembangunan manusia (IPM) di Banten karena banyak perempuan yang masih buta huruf. “Perempuan bisa ketika dibekali pengetahuan yang cukup,” ujarnya.
Sekadar diketahui, kandidat calon gubernur Banten yang juga anggota DPR RI Andika Hazrumy menggagas sejumlah program pemberdayaan perempuan. Program tersebut disampaikan saat mendaftar di DPD Partai Demokrat Banten, Selasa (19/4/2016). Jika menjadi gubernur Banten, Andika akan membuat program hingga pemberian beasiswa pendidikan untuk kalangan perempuan.
“Kita harus beri penghargaan yang lebih besar untuk calon yang memiliki misi memberdayakan perempuan lebih baik di Banten karena penduduk kita lebih banyak perempuan, dan pemilih kita juga lebih banyak perempuan,” tambahnya.
Program yang dicanangkan Andika Hazrumy juga mendapatkan tanggapan positif dari pengusaha perempuan Banten, Nda. “Program hingga pemberian beasiswa untuk perempuan itu keren karena jarang anak muda yang peduli terhadap kaum perempuan.
Perlu didukung dan lewat program ini perempuan akan bisa lebih dihargai,” katanya.
“Yang jelas perempuan yang mendapatkan beasiswa adalah mereka yang membutuhkan dan memiliki prestasi yang baik,” katanya. (Supri/Susi K/Radar Banten)










