CILEGON – Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi menegaskan bila Kota Cilegon sebagai kota religi memberikan keleluasaan kepada masyarakatnya untuk berperan aktif untuk mengawasi adanya sejumlah tempat hiburan malam yang dijadikan sebagai tempat sarang maksiat.
“Masyarakat Cilegon harus jadi masyarakat yang religius. Terkait dengan keberadaan tempat maksiat yang ada di Kota Cilegon yang tidak sesuai dengan perijinannya masyarakat berhak untuk membongkarnya tanpa harus menunggu perintah dari Walikota Cilegon karena saya tidak bisa menoleransi kegiatan yang dapat merusak keimanan kita semua,” tegas Iman, saat sambutan istighasah peringatan Hut Cilegon ke-17 dan Isra Mikraj Nabi Muhammad Saw yang berlangsung di halaman kantor Pemkot Cilegon, Selasa (26/4/2016).
Lebih lanjut, Iman berharap dalam peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad Saw ini masyarakat Kota Cilegon dapat mengambil hikmah yang terkandung di dalamnya. “Peringatan Isra Mikraj yang kita lakukan ini semoga bukan hanya seremonial saja, tetapi pada diri kita bisa mengingkatkan kualitas dan kuantitas iman yang kita punya,” ujarnya.
Selain itu, mengenai usia Kota Cilegon yang menginjak di angka 17 tahun, iman menjelaskan bahwa diusia yang matang ini pembangungan Kota Cilegon bisa dapat lebih dirasakan oleh masyarakat. “Di usia yang ke 17 ini semoga perkembangannya bisa kita isi dengan nilai-nilai yang positif agar menuju kematangan Kota Cilegon kedepannya juga berjalan dengan positif,” katanya. (Riko)









