CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Cilegon secara resmi menyurati PT Krakatau Steel (KS), perihal penghentian proses rekrutmen di SMK Semarang yang saat ini sedang hangat diperbincangkan di media sosial dan menjadi perhatian oleh para aktivis di Cilegon, Selasa (3/5).
Surat yang ditandatangani oleh Kepala Disnaker Cilegon Erwin Harahap dengan Nomor 560/1164/Penta/2016 ini, ditujukan langsung kepada pimpinan perusahaan PT KS, yang berbunyi “Berdasarkan kebijakan Pemerintah Kota Cilegon dalam rangka mengurangi angka pengangguran yang semakin tinggi di Kota Cilegon, dengan ini diminta kepada Saudara Pimpinan PT Krakatau Steel Tbk dalam melaksanakan proses rekrutmen calon karyawan baru, harus mengutamakan masyarakat atau warga Kota Cilegon. Kemudian proses rekrutmen yang saat ini sedang dilaksanakan di Kota Semarang atau di kota lainnya harus dihentikan.”
“Kita sudah layangkan surat penghentian perekrutan itu. Kita juga bersama seluruh Camat di Kota Cilegon telah menolak akan adanya perekrutan PT KS dari luar Cilegon,” ujar Erwin.
Sementara itu, Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi mengaku tidak bisa melakukan pemaksaan atas penghentian perekrutan dari luar Cilegon itu oleh PT KS. “Kalau itu harus dilakukan dengan hati nurani dan kesadarannya sendiri dari PT KS, karena bisa saja saat ini tidak merekrut tapi di lain waktu seperti ini lagi (melakukan rekrutmen di luar kota),” katanya. (Riko)









