SERANG – Pengurus kebersihan Stadion Maulana Yusuf Ciceri Serang menaikkan biaya kebersihan wilayah sekitar stadion hingga 50 persen. Bila biasanya pedagang dikenai biaya Rp1000 menjadi Rp2000 per hari.
Hal itu diakui Asep (27) salah satu penjual Baju Kawasan di Stadion Ciceri.” Hal itu udah biasa mas, katanya sempet ada cek cok dulu di pengurusnya. Tapi kita setuju aja dengan kenaikan tarif kebersihan tersebut,” ujarnya pada Radar Banten Online, Minggu (15/5/2016).
Asep mengatakan kenaikan tarif kebersihan merupakan hal yang wajar. Namun ia meminta pada Dinas Kebersihan Kota Serang juga lebih giat membersihkan sampah-sampah yang berserakan di sekitar stadion. “Kalau sampah masih berserakan, terkadang yang disalahkan para pedagang juga,” ucapnya.
“Biaya kebersihan itu tiap hari kita bayar ke pengurus Dinas Tata Kota sebesar Rp2000. Kenaikan ini sudah berlaku sejak dua minggu yang lalu,” lanjut dia.
Menurut Asep, Selain kenaikan tarif kebersihan, para pedagang yang berjualan di Stadion Ciceri juga dibebankan biaya retribusi Rp1000 per hari. “Saya dan teman yang lainya juga bayar biaya retribusi ke Disperindakop sebesar Rp1000 per hari,” ujarnya.
Asep menambahkan kalau ingin berjualan di sekitar Stadion Ciceri tidak dipungut biaya apapun. “Saya dan teman lainya yang jual di sini tidak di pungut biaya apapun. Cukup ijin aja ke dispora kota,” ucapnya.
Sementara itu Kasie Perdagangan Dalam dan luar negeri Disperindakop Kota Serang Ahmad Turmudi membenarkan jika perijinan para penjual yang berjualan di area stadion merupakan wewenang Disporabudpar Kota Serang. “Ijin Para penjual yang ada di stadion itu wewenang Disporabudpar Kota Serang karena tempat itu merupakan kawasan pengelolaan mereka,” ujar dia, Senin(16/5/2016).
Rahmat Staff Disporabudpar Kota Serang mengatakan itu memang wewenang kami. “Kami juga tidak bisa melarang mereka berjualan. Disperindakop juga menyerahkan ke kami. Mereka kan para pedagang yang berasal dari Alun-alun,” ucapnya.
Tapi, lanjut Rahmat, untuk lebih jelasnya tanya saja ke kadisnya aja atau Kabid Olahraga. “Nanti tanya aja ke Kadis atau Kabid olahraga. Tapi sekarang lagi tak ada di kantor. Mereka lagi menghadiri pembukaan POPDA di Pandeglang,” ujarnya.
Sementara itu saat Kadisporabudpar Kota Serang Komarudin belum dapat dikonfirmasi. (Adef)








