SERANG – Tahun depan, Provinsi Banten menargetkan peningkatan minat wisatawan dengan promosi Banten Short Break. Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten, Opar Sohari, seusai menghadiri Bimtek pengadaan barang dan jasa di kantor Bappeda Provinsi Banten, Serang, Selasa (31/5).
“Sebetulnya Banten ini kan banyak destinasi wisata. Baik wisata alam, religi, dan budaya. Namun seiring waktu, wisata di Banten belum terlalu dikenal, karena belum adanya promosi,” ungkapnya.
“Banten itu kan dekat, selangkah dari DKI Jakarta. Karena banyak orang Jakarta itu kan hanya mengenal Bandung dan Puncak, jadi Banten akan kita kenalkan,” ujarnya.
Dalam promosi tersebut, pihaknya akan mengenalkan beberapa destinasi wisata dan budaya diantaranya Tanjung lesung, snorkling dan berbagai tarian khas Banten. “Jangan hanya melihat wisatanya saja, tapi harus ada atraksi di Banten, atraksi apa yang menarik di Banten,” katanya.
“Saat ini kita sudah mulai lakukan pemasangan spanduk dan baliho-baliho, yang terpasang di terminal 2D Bandara Soetta. Namun kita belum adakan atraksi secara real, yang kita inginkan pertunjukan seperti barongsai dan tarian-tarian khas Banten,” paparnya.
“Langkah yang akan kita lakukan untuk mengenalkan budaya dan destinasi yang terdapat di Provinsi Banten yakni melalui promosi dan kita sangat membutuhkan media,” ucapnya. (Risa)









