KRAGILAN – Bupati Ratu Tatu Chasanah berencana memberikan beasiswa untuk siswa penghafal Alquran di Kabupaten Serang. Beasiswa pun direncanakan untuk siswa berprestasi dari kalangan tidak mampu secara ekonomi pada tingkat pendidikan sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Tatu mengatakan, rencana beasiswa tersebut sedang dikaji Pemkab Serang dan akan direalisasikan 2017 mendatang. “Mulai tahun depan kita berlakukan,” kata Tatu kepada Radar Banten seusai Tarawih bersama di Masjid Bait Muttaqin, Kampung Bangas, Desa Tegal Maja, Kecamatan Kragilan, Kamis (16/6) malam.
Beasiswa untuk siswa penghafal Alquran diberikan sebagai penghargaan pemerintah sekaligus upaya motivasi generasi Kabupaten Serang untuk terus belajar memahami isi Alquran. “Jarang sekali ada anak yang hafal Alquran makanya dengan beasiswa kita tekankan agar semangat belajar,” ujarnya.
Kata Tatu, proses seleksi pemberian beasiswa akan bekerja sama dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa. Hal itu dilakukan untuk mempermudah pendataan sehingga seleksi kelayakan melalui Dindikbud Kabupaten Serang bisa dengan mudah dilakukan. “Pihak desa akan mendata sebab yang mengetahui anak mampu atau tidak itu desa,” katanya.
Tatu mengakui, saat ini sudah ada bantuan operasional sekolah (BOS), tetapi masih ada yang putus sekolah dengan alasan ekonomi, atau tidak mampu membeli peralatan sekolah. Ia berharap dengan berbagai program pendidikan, tidak ada anak yang tidak sekolah hanya karena persoalan biaya. Sebab, menurut Tatu, pendidikan merupakan hal penting untuk memajukan daerah. “Dana BOS sudah ada, kita bantu juga dengan beasiswa agar tidak ada alasan tidak sekolah karena biaya,” ujarnya.
Sayidi, Ketua DKM Masjid Bait Muttaqin, mengapresiasi program beasiswa untuk penghafal Alquran tersebut. Ia pun berterima kasih atas bantuan Pemkab Serang untuk pembangunan masjid. “Program beasiswa tersebut harus direalisasikan untuk pengembangan agama Islam di Kabupaten Serang. Selain itu, bantuan yang diberikan ini tentu akan membantu penyelesaian pembangunan masjid,” katanya. (Irfan M/Radar Banten)









