SERANG – Tim taekwondo pelajar Banten yang tergabung dalam Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Banten secara intensif menggelar pemusatan pelatihan di GOR PPLP Banten, Drangong, Taktakan, Kota Serang. Intensitas latihan ditingkatkan jelang menghadapi multievent Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV Jawa Tengah 2017.
Tim taekwondo PPLP memiliki modal positif jelang berlaga di Popnas XIV. Prestasi yang diraih di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Antar PPLP, medio Agustus 2016 menjadi modal berharga anak asuh Gabriel Renaldi. Pada Kejurnas Antar PPLP 2016, tim taekwondo PPLP Banten sukses menyabet delapan keping medali, yakni lima medali emas dan tiga medali perunggu.
Kepala Pelatih Taekwondo PPLP Banten Gabriel Renaldi mengatakan, capaian prestasi di Kejurnas 2016 merupakan salah satu prestasi terbaik taekwondo PPLP Banten. Prestasi tersebut diupayakan dipertahankan pada Popnas XIV nanti. “Mempertahankan selalu tidak mudah. Tapi, kita selalu optimistis dengan dibarengi latihan keras. Bagi kami, tidak ada yang tidak mungkin. Seperti halnya dengan prestasi di Kejurnas 2016 yang di luar target. Itu menunjukkan bahwa kita mampu dan bisa terus lebih baik,” kata Gabriel kepada Radar Banten, Kamis (23/3) sore.
Gabriel menambahkan, peningkatan prestasi di Kejurnas 2016 tersebut tidak lepas dari kerja keras atlet yang secara tekun dan ulet dalam berlatih. “Proses tidak pernah membohongi hasil. Kalau prosesnya benar, hasilnya pasti akan memuaskan. Tapi, kita tidak boleh puas dan terlena karena target sesungguhnya ada di popnas nanti. Kami harus terus berbenah dan meningkatkan kualitas serta fokus berlatih. Saya selalu mengingatkan atlet bahwa prestasi atlet pelajar sesungguhnya ada di popnas, bukan kejurnas,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kepala Dispora Banten Deden Apriandhi menyatakan, kekhawatiran prestasi di Kejurnas 2016 tidak mampu dipertahankan di Popnas 2017 menghantui pihaknya. Namun, ia tetap optimistis tim taekwondo telah menyiapkan diri sebaik mungkin. “Ada beberapa atlet kami tidak bisa tampil di popnas yang akan datang karena sudah lulus SMA. Tentunya kami harus menyiapkan pengganti sedini mungkin. Situasi ini menjadi pekerjaan rumah tim pelatih. Kami harapkan semua sudah bisa dikendalikan dengan mendapatkan atlet terbaik dari yang terbaik,” ucapnya. (Andre AP)








