RANGKASBITUNG – Gudang PT Artha Boga Cemerlang (ABC) di Kampung Papanggo, Kelurahan Cijoropasir, Kecamatan Rangkasbitung, Senin (3/4) pukul 05.30 WIB, ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Petugas pemadam kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berupaya memadamkan api yang sudah menghanguskan sebagian besar gudang. Mereka terlihat bekerja keras menyemprotkan air dari mobil pemadam kebakaran ke lokasi bangunan yang terbakar.
Petugas keamanan gudang PT ABC Sapri mengatakan, melihat kepulan asap dari dalam gudang sekira pukul 05.30 WIB. Kepulan asap dari dalam gudang tersebut tidak begitu besar. Namun, sekira pukul 06.00 WIB kepulan asap membesar dan membubung di atas gudang.
“Saya seketika langsung menghubungi pemadam kebakaran. Tidak lama kemudian, dua mobil damkar diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api,” kata Sapri kepada wartawan.
Sebelum mobil damkar datang, para petugas keamanan dibantu masyarakat berupaya memadamkan api dan mengeluarkan makanan serta minuman yang ada di dalam gudang. Namun, upaya pemadaman dengan menggunakan peralatan seadanya tidak membuahkan hasil maksimal. Api terus membesar dan menghanguskan gudang penyimpanan makanan, minuman, dan baterai milik perusahaan tersebut. Sebagian isi gudang berhasil dievakuasi sehingga tidak terbakar semuanya.
“Kita enggak bisa berbuat apa-apa karena api cepat membesar. Ditambah lagi, barang-barang yang tersimpan di dalam gudang mudah terbakar,” jelasnya.
Kepala Satpol PP Kabupaten Lebak Alkadri menyatakan, tim pemadam kebakaran Satpol PP Lebak langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan kebakaran dari masyarakat. Di lokasi, api sudah membesar dan petugas terus berupaya memadamkan api dengan dibantu masyarakat. Namun, upaya pemadaman yang dilakukan petugas damkar tidak optimal. Bangunan tersebut ludes terbakar. “Kita terjunkan dua unit mobil damkar ke lokasi kebakaran,” ungkapnya.
Berdasarkan keterangan petugas keamanan gudang dan masyarakat, api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik. Untuk memastikan penyebab kebakaran, polisi masih melakukan penyelidikan di gudang PT ABC.
“Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai ratusan juta rupiah karena bangunan dan barang-barang di dalam gudang sebagian besar ludes terbakar,” paparnya.
Kapolsek Rangkasbitung Ajun Komisaris Polisi (AKP) Nono Hartono mengatakan, belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran gudang PT ABC. Tapi, keterangan dari masyarakat dan petugas keamanan yang berjaga, api diduga muncul akibat korsleting.
“Polisi masih bekerja untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Kalau taksiran kerugian, belum dihitung,” jelasnya. (Mastur/Radar Banten)











