SERANG – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online sempat mengalami gangguan. Orang tua atau calon peserta didik sempat mengalami kesulitan dalam mengakses website untuk mendaftar. Menyikapi hal tersebut Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten membentuk tim terpadu.
Kepala Diskominfotiksan Provinsi Banten Komari saat mengecek kondisi server yang digunakan untuk PPDB online di kantor Diskominfotiksan, KP3B, Curug, Kota Serang pada Rabu (7/6) mengatakan, Tim terpadu ini bertugas memberikan dukungan akses internet yang lebih stabil yang harapkan mampu memfasilitasi masyarakat khususnya yang ingin mendaftarkan putera-puterinya untuk masuk sekolah lanjutan tingkat atas baik SMA maupun SMK pilihan.
Dalam keterangan resmi yang diterima Radar Banten Online, Komari mengatakan, dikarenakan sempat terjadinya sejumlah gangguan dalam mengakses aplikasi PPDB online yang dimiliki Dindikbud Provinsi Banten, maka perlu diambil langkah cepat agar penyelenggaraan PPDB online dapat tetap terlaksana dengan lancar. Diantaranya adalah penyediaan sistem webs service, load balance server dan zonanisasi data.
“Caranya adalah dengan memigrasikan sentra server di Dindikbud ke data centre Pemprov Banten yang ada di Diskominfotiksan serta dengan menambahkan 5 server. Selain itu, ditambahkan pula sistem aplikasi web service untuk memperlancar transaksi dan akses data yang masuk dari pendaftar menuju database. Dan dukungan load balance server digunakan untuk membagi beban kerja server sehingga sistem PPDB online dapat tetap stabil”jelas Komari
Namun demikian, lanjut Komari, dibentuk pula tim IT gabungan antara Dindikbud dengan Diskominfotiksan untuk mempermudah koordinasi dan penangananan teknis dalam mendukung kelancaran kegiatan PPDB online tersebut. Disamping itu, tim juga menyiapkan sistem untuk zonanisasi data yakni dengan mengklasifikasi data yang masuk ke aplikasi PPDB online untuk pilihan SMA dan SMK serta mendistribusikannya sesuai dengan zona atau kabupaten/kota se-Provinsi Banten.
“Jadi nanti, semua data yang masuk itu akan langsung dibagi ke zonanya masing-masing. Misalnya, tujuan pendaftar ke SMA yang ada di Kota Tangerang, nanti setelah data masuk akan langsung dimasukkan ke zona wilayah utara yakni Kota Tangerang,”paparnya
Komari menambahkan, pihaknya bersama dengan Dindikbud akan berupaya semaksimal mungkin dalam kelancaran penyelenggaraan PPDB online di Provinsi Banten tahun 2017, khususnya dalam pemenuhan akses internet ke aplikasi PPDB online. Komari berharap, masyarakat tidak perlu khawatir tertinggal mendaftar dikarenakan waktu pendaftaran yang masih cukup lama. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)








