SERANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten menargetkan pada 2018 seluruh kantor unit pelayanan teknis (UPT) sistem administrasi manunggal satu atap (samsat) yang melayani wajib pajak sudah memiliki kantor sendiri.
Kepala Bapenda Provinsi Banten Opar Sohari mengatakan, saat ini Bapenda Banten memiliki 11 UPT samsat yang melayani wajib pajak, dari 11 samsat yang ada, dua di antaranya belum memiliki kantor sendiri atau mengontrak. “Dua samsat, yaitu Ciledug dan Malingping belum memiliki gedung sendiri,” ujar Opar kepada Radar Banten di gedung DPRD Provinsi Banten, Jumat (7/7).
Opar menjelaskan, kendati belum menggunakan gedung sendiri, pelayanan terhadap wajib pajak terus dilakukan secara maksimal. Jadi, wajib pajak bisa tetap membayar pajak. “Tahun 2018 kita akan bangun keduanya. Saat ini kita sudah memiliki lahannya. Namun, tinggal bangunan fisiknya,” katanya.
Untuk meningkatkan kepuasan wajib pajak, lanjut Opar, pihaknya terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan pajak kendaraan. Itu ditunjukkan dengan penerapan sistem manajemen mutu International Organization for Standardization (ISO) 9001:2008 yang dilakukan surveillance audit pada Selasa (16/5) oleh Lembaga Sertifikasi Internasional yaitu PT SAI Global Indonesia di UPT Ciledug. “Terakhir kemarin dilakukan di UPT Samsat Pandeglang. Semua sudah sesuai ISO untuk kepuasan pelanggan,” terangnya.
“Kita masih pakai yang sertifikasi tahun 2016. Sekarang misalkan bayar pajak berapa menit. Sekarang misalkan tidak lagi menggunakan indeks kepuasan masyarakat (IKM),” tambah Opar.
Dengan begitu, kata Opar, pihaknya berharap ke depan peningkatan kepuasan wajib pajak lebih ditingkatkan lagi. Misalnya, saat ini pelayanan bayar pajak cukup memakan waktu satu menit, ke depan pelayanan bisa dilakukan wajib pajak tidak perlu datang ke kantor, cukup di layanan yang disediakan.
Disinggung mengenai penambahan UPT samsat, Opar berdalih, saat ini pihaknya fokus pada pembangunan gedung UPT samsat yang ada sehingga pelayanan ke depan bisa berjalan maksimal dan mampu memberikan kepuasan pada wajib pajak. “Belum ada rencana penambahan (UPT-red),” katanya.
Dalam beberapa kesempatan, Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan, pihaknya terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Saat ini pria yang akrab disapa WH ini mengaku, terus berupaya untuk melakukan perbaikan, yakni disiplin dan kemampuan berbuat baik kepada seluruh. “Saya harus paksakan untuk memperbaiki kondisi ini dalam beberapa bulan ke depan,” katanya. (Fauzan D/RBG)









