CILEDUG – UPT Bapenda Ciledug Provinsi Banten, mencatat hingga pertengahan Agustus realisasi capaian pajak sudah mencapai 64 persen atau Rp297 miliar dari target Rp463 miliar. Dari jumlah tersebut bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) I paling banyak menyumbang, yakni Rp147 miliar, disusul pajak kendaraan bermotor sebesar Rp146 miliar.
Capaian tersebut bisa saja meningkat menyusul sejumlah program yang terus digenjot. Salah satunya adalah samsat keliling atau samling yang saat ini membuka layanan di sejumlah titik, seperti Puri Beta, Ciledug, Poris Plawad, Cipondoh, dan sejumlah tempat lainnya.
Kepala UPT Bapenda Ciledug Provinsi Banten Didi Cipnadi mengatakan, capaian 64 persen akan terus ditingkatkan mengingat sekarang sudah memasuki tahap akhir. Sisa empat bulan ini akan terus digenjot agar hasilnya bisa maksimal. Ia yakin dengan sejumlah program yang dijalankan, pencapaian bisa baik dan target terpenuhi.
”Semua program kini sudah berjalan sebagaimana mestinya. Kita optimistis target yang diberikan bisa tercapai, bahkan melebihi,” katanya, kemarin.
Ia mengungkapkan, selain samling razia kendaraan juga efektif karena bisa menyadarkan masyarakat akan pentingnya membayar pajak. Belum lagi dengan mendatangi rumah warga yang menunggak pajak. Hal ini juga dianggap bisa meningkatkan potensi pajak daerah.
Meski begitu sejumlah kegiatan harus terus dilakukan agar capaian bisa bagus. Terutama peningkatan kesadaran masyarakat. Soalnya masih ditemukan wajib pajak yang mengurus kendaraan jika ingin melakukan transaksi jual beli. Nah, pola pikir ini harus dihilangkan agar kesadaran masyarakat bisa tumbuh dengan sendirinya. ”Sekarang banyak ditemukan mau urus pajak kalau kendaraan hendak dijual. Pola pikir ini harus dihilangkan,” katanya.
Kasi Pendapatan dan Penetapan UPT Bapenda Ciledug Provinsi Banten Suherman yakin target yang diberikan bisa tercapai. Apalagi sekarang telah mencapai 64 persen. Belum lagi adanya peningkatan pajak kendaraan menjelang akhir tahun. Biasanya masyarakat banyak bayar pajak pada September hingga Desember. Penambahannya bisa di atas 40 persen. Bila dihitung dari capaian sekarang tentunya akan menghasilkan nilai yang besar.
”Kita ingin capaian yang ada bisa terus meningkat. Kalau hasilnya baik kan juga bisa meningkatan kesejahteraan,” ujarnya.
Program yang ada seperti samling, razia, penyuluhan akan terus ditingkatkan. Khusus samling bahkan ada yang buka Sabtu-Minggu. Begitupun dengan razia bisa dilakukan beberapa kali dalam sebulan. ”Lewat program ini kita juga ingin mengugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya bayar pajak,” imbuhnya. (Firdaus)










