SERANG – Untuk mengakselerasi percepatan visi dan misi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untira), yakni yang maju, bermutu, berdaya saing, dan berkarakter dalam kebersamaan tahun 2025, akreditasi institusi yang akan berlangsung November ditargetkan mendapat predikat A.
Rektor Untirta Profesor Sholeh Hidayat mengatakan, visi dan misi rektor wajib diketahui oleh seluruh civitas akademika Untirta karena ini merupakan landasan dan pedoman dalam melaksanakan seluruh aktivitas di Untirta. “Untirta memperoleh percepatan akreditasi institusi pada bulan November,” ujarnya kepada Radar Banten melalui sambungan telepon seluler, Senin (28/8).
Dengan percepatan akreditasi tersebut, diharapkan bermodal kebersamaan seluruh civitas akademika Untirta mampu mengubah akreditasi. Menurutnya, dengan terus meningkatan pelayanan dan produktivitas kinerja demi kemajuan Untirta, dirinya optimistis mampu meraih akreditas A. “Akreditasi institusi yang saat ini B, mudah-mudahan menjadi A,” terangnya.
Akreditasi yang ada, kata dia, masih hasil tahun 2014 dan seharusnya baru dilakukan akreditasi pada 2018-2019. Untirta justru didukung kementerian untuk melakukan akselerasi. Artinya, pihak kementerian memandang Untirta bisa menaikkan dari peringkat B ke peringkat A dengan segala kemajuan. “Ini sebenarnya sebuah kepercayaan dari kementerian. Sekarang kita sedang bekerja untuk mengisi tujuh borang sebagaimana ditetapkan BAN-PT. Minggu pertama bulan November harus sudah masuk LAKIP. Untuk desk evaluation oleh BAN-PT ini kerja berat karena harus menata insfrastruktur dan sistem,” katanya.
Selain itu, langkah yang dilakukan pada Minggu (28/8), yaitu pelatihan capacity building peningkatan pelayanan dan produktivitas kinerja pimpinan Untirta. Itu dilakukan untuk membangun komitmen bersama. Kebersamaan ini akan menjadi modal menjadi keberhasilan. “Kami semua optimistis karena itu yang akan mendorong kita. Program studi kita sudah dua A di tahun ini,” katanya.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Untirta Fatah Sulaiman mengatakan, Untirta sangat potensial untuk melakukan percepatan akreditasi A berdasarkan Kemenristekdikti. Untuk itu, pihak Untirta membuat tim ad hoc persiapan yang bertugas untuk mempersiapkan dokumen-dokumen. “Sudah diminta oleh tim percepatan Kemenristekdikti. Kita dianggap layak untuk diberikan akreditasi A,” katanya.
“Masing-masing sudah berjalan. Setiap tiga minggu kami melakukan pleno dan saat ini tinggal menunggu pleno ketiga,” tambah Fatah.
Kata dia, saat ini Untirta terdiri atas enam fakultas dan 50 prodi termasuk dua prodi yang baru. Sedang bergerak mengisi proses akreditasi, pihaknya menargetkan prodi-prodi yang saat ini sedang dalam proses akreditas menjadi A. Misalnya, di FKIP ada pendidikan luar sekolah dan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia mendapat akreditasi A. “Mudah-mudahan optimistis. Kita masih ada waktu hingga bulan November,” katanya.
Lebih lanjut, Fatah menjelaskan, bila institusi sudah akreditasi A, ke depan Untirta di antaranya bisa menyelenggarakan pendidikan doktoral, jadi perguruan tinggi pembina, dan akses SDM diperbantukan di pusat. (Fauzan D/RBG)











