SERANG – Menolak kehadiran ojek online di Banten, puluhan pengojek pangkalan melakukan unjuk rasa di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten hari ini, Senin (9/10).
Para tukang ojek pangkalan menilai kehadiran ojek online mempengaruhi pendapatan para ojek pangkalan. Banyak pengguna jasa ojek pangkalan beralih ke ojek online.
Koordintaor Paguyuban Pengemudi Ojek Pangkalan se-Banten Amrul mengatakan, kondisi tersebut membuat para pengemudi ojek pangkalan resah. Karena selama ini mereka menggantungkan nasib pada pekerjaan tersebut.
“Dengan adanya ojek online, teman banyak mengeluh karena memang secara tidak langsung penghasilan berkurang,” ujarnya.
Dijelaskan Amrul, penolakan pengemudi ojek pangkalan terhadap ojek online pun bukan hanya karena mengganggu aktivitas ojek pangkalan, namun juga karena regulasi angkutan daring di Banten seperti di Kota Serang juga belum jelas.
Mewakili pengemudi ojek pangkalan, Amrul menuturkan, jika aspirasi tidak juga tidak ditanggapi, maka akan dilakukan aksi serempak di delapan kabupaten kota se-Banten. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)









