slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Banten Peringkat Dua Nasional Pengangguran Terbanyak

Redaksi by Redaksi
07-11-2017 10:31:31
in Berita Utama, Ekonomi, Pemerintahan, Umum
Banten Peringkat Dua Nasional Pengangguran Terbanyak
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp
Pengangguran di Banten Naik

SERANG – Anomali perekonomian di Provinsi Banten kembali terulang. Laju pertumbuhan ekonomi (LPE) meningkat, namun jumlah pengangguran juga mengalami kenaikan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten merilis beberapa data strategis tentang pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten Triwulan III-2017 dan Ketenagakerjaan Banten Agustus 2017, Senin (6/11). Perekonomian Banten berdasarkan besaran produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2017 mencapai Rp143,35 triliun, dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp104,00 triliun.

Baca Juga :

Dua Siswi MAN 1 Lebak Perkuat Kontingen Lebak di POPDA XII Banten

Optimalkan Pendapatan Pajak, Bapenda Kabupaten Serang dan Provinsi Banten Masifkan Layanan Jemput Bola

Program Sekolah Gratis Banten Diperluas ke Madrasah Aliyah, Kuota 10 Ribu Siswa

Pemprov Banten Raih Penghargaan Creative Financing 2026, Diguyur Insentif Rp2 Miliar

“LPE Banten triwulan III-2017 tumbuh 5,62 persen bila dibandingkan dengan triwulan III-2016. Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha transportasi dan pergudangan yang tumbuh 9,66 persen,” kata Kepala BPS Banten Agoes Soebeno kepada Radar Banten, Senin (6/11).

Agoes melanjutkan, struktur perekonomian provinsi se-Jawa pada triwulan III-2017 masih didominasi oleh Provinsi DKI Jakarta yang memberikan kontribusi terhadap produk domestik regional bruto se-Jawa sebesar 29,75 persen, kemudian diikuti oleh Provinsi Jawa Timur sebesar 25,05 persen, Provinsi Jawa Barat sebesar 22,09 persen.

“Sementara Provinsi Banten memberikan kontribusi sebesar 6,90 persen,” ungkap Agoes.

Sementara itu, data Ketenagakerjaan Banten pada Agustus 2017 justru menunjukkan fakta sebaliknya. Tingkat penggangguran di Provinsi Banten pada Agustus 2017 tertinggi nomor dua di Indonesia.

“Banten peringkat kedua di bawah Maluku karena tahun ini yang bekerja turun. Tahun lalu, Banten lebih baik karena hanya masuk peringkat lima besar,” tutur Agoes.

Ia memaparkan, jumlah penduduk Banten yang bekerja pada Agustus 2017 sebanyak 5,08 juta orang dari jumlah penduduk sekira 12,2 juta. Ada penurunan sekira 11 ribu pekerja jika dibandingkan dengan keadaan Agustus 2016.

“Tingkat pengangguran terbuka (TPT) pun naik dari 8,92 persen pada 2016, menjadi 9,28 persen Agustus 2017. TPT ini didominasi lulusan SMK mencapai 14,75 persen,” ungkapnya.

Berdasarkan status pekerjaan, sebagian besar penduduk bekerja di Banten berstatus buruh karyawan (2,8 juta orang). Jumlah pekerja formal di Banten lebih tinggi dibanding pekerja informal. Persentase pekerja formal mengalami penurunan dari 61,52 persen pada Agustus 2016 menjadi 58,07 persen pada Agustus 2017.

“Dari data yang kami miliki, LPE tumbuh karena tingginya kontribusi industri, namun yang bekerja kebanyakan warga pendatang yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri padat modal. Sementara di sisi ketenagakerjaan, jumlah pengangguran bertambah karena adanya PHK dan tingginya warga dari luar Banten (migran) yang mencari kerja di Banten sehingga warga Banten kalah bersaing mendapatkan pekerjaan,” ungkap Agoes.

Terpisah, Dinas Pendidikan (Dindik) Banten yang mulai tahun ini mengelola SMA/SMK sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengurangi jumlah pengangguran di Banten yang masih tinggi, terutama lulusan SMK. “Ini tahun pertama provinsi mengelola SMA/SMK sesuai amanat UU 23 tentang Pemerintahan Daerah. Kita inginnya lari kencang, tapi tahap awal masih fokus pada proses analisa,” kata Sekretaris Dindik Banten Ardius Prihantono, beberapa waktu lalu.

Menurut Ardius, mulai tahun ini, Dindik Banten melakukan evaluasi dan menganalisa keberadaan SMK di delapan kabupaten kota. Hasil analisa itu nantinya dijadikan dasar melakukan job matching lulusan SMK dengan pasar industri. “Kita ingin link and match antara SMK dan dunia industri. Misalnya di Kota Cilegon, harus kita kembangkan SMK metalurgi, sementara di Pandeglang kita kembangkan SMK pariwisata. Sehingga, mulai tahun depan tidak ada lagi lulusan SMK yang tidak terserap pasar industri,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pengelolaan SMA/SMK oleh provinsi masih masa transisi sehingga Dindik Banten masih belum fokus karena memikirkan soal pelimpahan guru SMA/SMK dari kabupaten kota. “Prinsipnya, jangan sampai lulusan SMK jadi pengangguran. Karena, SMK didesain memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha,” ujarnya.

Sementara Ketua Komisi V DPRD Banten Fitron Nur Ikhsan mengatakan, Dindik Banten berada pada gugus terdepan dalam meningkatkan mutu lulusan SMA dan SMK agar link and match dengan dunia industri. “Alumni pendidikan berkontribusi pada jumlah pengangguran. Untuk itu, khususnya lulusan SMK harusnya sudah siap pakai dan terserap pasar industri,” katanya.

Fitron menambahkan, dalam masa transisi pengelolaan SMA dan SMK oleh provinsi. Dindik Banten harus memperketat perizinan pendirian SMK. Jangan sampai SMK baru hanya memproduksi lulusannya menjadi pengangguran.

Dikatakan Fitron, menekan jumlah pengangguran khususnya lulusan SMK bukan hanya tanggung jawab Dindik, tapi juga tanggung jawab OPD lain seperti Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Koperasi dan UMKM. “Ke depan harus ada pelatihan yang terintegrasi antara OPD itu sehingga lulusan SMA/SMK yang tidak bisa menjawab kebutuhan pasar kerja bisa diberikan pelatihan,” jelasnya. (Deni S/RBG)

Pengangguran di Banten Naik

Tags: Pemprov BantenPengangguran
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Sembilan Pekerja Anak Jadi Korban Pabrik Mercon

Next Post

Tiga Dokter Spesialis RSUD Mundur, Dewan Minta Gubernur Segera Bertindak

Related Posts

Dua Siswi MAN 1 Lebak Perkuat Kontingen Lebak di POPDA XII Banten
Berita Utama

Dua Siswi MAN 1 Lebak Perkuat Kontingen Lebak di POPDA XII Banten

by Mastur Huda
Jumat, 12 Juni 2026 06:32

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dua siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lebak resmi memperkuat kontingen Kabupaten Lebak dalam ajang Pekan Olahraga...

Read moreDetails

Optimalkan Pendapatan Pajak, Bapenda Kabupaten Serang dan Provinsi Banten Masifkan Layanan Jemput Bola

Program Sekolah Gratis Banten Diperluas ke Madrasah Aliyah, Kuota 10 Ribu Siswa

Pemprov Banten Raih Penghargaan Creative Financing 2026, Diguyur Insentif Rp2 Miliar

Duh! Sungai Cibanten Dipenuhi Sampah Lagi

Cegah Kebocoran Penerimaan PAD, Wakil Ketua DPRD Banten Mendorong Evaluasi PAD dan BUMD

Bapenda Banten : Pajak Kendaraan Kembali ke Masyarakat dalam Bentuk Pembangunan

Serapan APBD Banten Rendah, Fraksi PDIP DPRD Banten Singgung Pendapatan Daerah

Hari Lahir Pancasila 2026, Andra Soni Tegaskan Kebijakan Publik Harus Berlandaskan Nilai Pancasila

Serapan APBD Banten Rendah, Fraksi PKS Minta OPD Kerja Lebih Serius

Next Post
Tiga Dokter Spesialis RSUD Mundur, Dewan Minta Gubernur Segera Bertindak

Tiga Dokter Spesialis RSUD Mundur, Dewan Minta Gubernur Segera Bertindak

ASN Pemkot Tangsel Boleh Terima Gratifikasi, Asalkan?

ASN Pemkot Tangsel Boleh Terima Gratifikasi, Asalkan?

Polres Serang Kota Gelar Cipta Kondisi Pilkades

Polres Serang Kota Gelar Cipta Kondisi Pilkades

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

Selasa, 16 Juni 2026 16:10
DPC PPP Pandeglang Gelar Muscab VI, Bentuk Tim Formatur Kepengurusan Baru

DPC PPP Pandeglang Gelar Muscab VI, Bentuk Tim Formatur Kepengurusan Baru

Selasa, 16 Juni 2026 15:13
BPN Banten Targetkan 22 Ribu Sertifikat PTSL 2026, Serahkan Door to Door ke Warga Serang

BPN Banten Targetkan 22 Ribu Sertifikat PTSL 2026, Serahkan Door to Door ke Warga Serang

Selasa, 16 Juni 2026 15:08
DPRD Serang Apresiasi Revisi Perda Retribusi, Pemkab Sesuaikan Tarif dan MBLB

DPRD Serang Apresiasi Revisi Perda Retribusi, Pemkab Sesuaikan Tarif dan MBLB

Selasa, 16 Juni 2026 15:05
Wakil Bupati Tangerang Resmikan Pasar Sumur Gede Cipari di Panongan, Dorong Ekonomi Desa

Wakil Bupati Tangerang Resmikan Pasar Sumur Gede Cipari di Panongan, Dorong Ekonomi Desa

Selasa, 16 Juni 2026 14:55
BKPSDM Kabupaten Serang Tambah Bidang Baru Seiring Lonjakan Jumlah ASN

BKPSDM Kabupaten Serang Tambah Bidang Baru Seiring Lonjakan Jumlah ASN

Selasa, 16 Juni 2026 14:12
BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

Selasa, 16 Juni 2026 16:10
DPC PPP Pandeglang Gelar Muscab VI, Bentuk Tim Formatur Kepengurusan Baru

DPC PPP Pandeglang Gelar Muscab VI, Bentuk Tim Formatur Kepengurusan Baru

Selasa, 16 Juni 2026 15:13
BPN Banten Targetkan 22 Ribu Sertifikat PTSL 2026, Serahkan Door to Door ke Warga Serang

BPN Banten Targetkan 22 Ribu Sertifikat PTSL 2026, Serahkan Door to Door ke Warga Serang

Selasa, 16 Juni 2026 15:08
DPRD Serang Apresiasi Revisi Perda Retribusi, Pemkab Sesuaikan Tarif dan MBLB

DPRD Serang Apresiasi Revisi Perda Retribusi, Pemkab Sesuaikan Tarif dan MBLB

Selasa, 16 Juni 2026 15:05
Wakil Bupati Tangerang Resmikan Pasar Sumur Gede Cipari di Panongan, Dorong Ekonomi Desa

Wakil Bupati Tangerang Resmikan Pasar Sumur Gede Cipari di Panongan, Dorong Ekonomi Desa

Selasa, 16 Juni 2026 14:55
BKPSDM Kabupaten Serang Tambah Bidang Baru Seiring Lonjakan Jumlah ASN

BKPSDM Kabupaten Serang Tambah Bidang Baru Seiring Lonjakan Jumlah ASN

Selasa, 16 Juni 2026 14:12

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

by Yusuf Permana
Selasa, 16 Juni 2026 16:10

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten menegaskan bahwa Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan layanan pemerintah...

DPC PPP Pandeglang Gelar Muscab VI, Bentuk Tim Formatur Kepengurusan Baru

DPC PPP Pandeglang Gelar Muscab VI, Bentuk Tim Formatur Kepengurusan Baru

by Purnama Irawan
Selasa, 16 Juni 2026 15:13

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pandeglang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI di Aula...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak