PANDEGLANG – Ikatan Alumni Universitas Negeri Yogyakarta (IKA UNY) melaksanakan pengabdian dengan mengadakan Pelatihan Penyusunan Perangkat Administrasi Mengajar dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Semester Genap 2017/2018 di tiga daerah Banten. Di Kota Serang pada 25 Bovember bertempat di SMK Pelayaran Nusantara, Kota Cilegon pada 9 desember di SMKN 1 Cilegon, dan Pandeglang pada 16 Desember di SMKN 2 Pandeglang. Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah guru-guru tingkat SMA, SMK, dan sedrajat sebanyak 350 orang.
Kegiatan yang dihadiri oleh Kasi Kurikulum SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten Oeng Rosliana dan kantor cabang dinas (KCD) Kabupaten Pandeglang ini didukung oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS Kota Cilegon).
Muhammad Nurtanto, salah seorang panitia, menjelaskan, pelatihan Penyusunan Perangkat Administrasi Mengajar merupakan bentuk empati dan sentuhan kepada pendidikan, terlebih guru-guru agar mampu melakukan penyusunan administrasi yang profesional. Selain itu, sering dijumpai pada sekolah-sekolah, masih banyak guru yang melakukan alih dokumen administrasi dari guru lain, yang mengakibatkan guru mata pelajaran tidak memahami isi dari perangkat pembelajaran, sehingga administrasi hanya sebatas formalitas belaka.
“Nyatanya guru yang profesional adalah guru yang mampu secara perencanaan dan secara pelaksanaan, tidak cukup sebatas action di dalam kelas tanpa adanya pendukung administrasi yang baik. Keduanya harus berjalan secara bersamaan, maka profesional dapat diraih. Inilah langkah nyata bagi IKA UNY DPD Banten dalam memberikan peran kependidikan kepada guru-guru di Banten,” jelas Nurtanto melalui keterangan tertulis.
Agus, Wakil Ketua Umum IKA UNY, mengungapkan, setelah pelatihan selesai, harus ada perubahan yang positif bagi guru-guru dan buang jauh-jauh “ATM” yang dimiliki. “Kebanyakan guru hanya sebatas Amati, Tiru, dan Modifikasi (ATM-red) perangkat tanpa tuntas, tanpa tahu apa isi dari perangkat,” ujarnya.
Kasi Kurikulum SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten Oeng Rosliana memberikan motivasi kepada guru-guru di Pandeglang bahwa dunia sedang mengalami perubahan atau dalam bahasa modern telah mengalami turbulensi, dimana garda terdepan dipegang oleh teacher. “Artinya guru harus mengikuti perubahan yang ada terlebih adanya perubahan kurikulum 2013 Revisi, guru harus mampu beradaptasi dengan pasti. Terlebih guru di Provinsi Banten melalui Gubernur Banten, peran guru akhir-akhir ini mendapatkan perhatian yang lebih baik, terlebih pada kesejahteraan mereka,” kata Oeng.
Oeng mengapresiasi IKA UNY DPD Banten yang telah melakukan pelatihan kepada guru agar profesional dalam penyusunan administrasi. Ia berharap kegiatan tersebut dapat dikembangkan kepada kemampuan performance guru di dalam kelas. Guru yang berhasil apabila mampu melaksanakan apa yang direncanakan, terlebih menjadikan interest bagi siswanya. Sehingga diharapkan kontribusi inovasi pembelajaran dan kreatifitas guru akan menghasilkan siswa yang mampu berkarya.
Salah satu pemateri kegiatan yaitu Juartini, guru SMKN 1 Kota Serang. Guru dengan dedikasi terbaik tingkat nasional ini memberikan materi tentang analisis keterkaitan kompetensi inti/kompetensi dasar (KI/KD), perhitungan alokasi waktu, (program semester dan program tahunan, model pengembangan RPP Permen Nomor 22 tahun 2016, dan penyusunan RPP.

Kegiatan ini berlangsung selama seharian penuh dan dilaksanakan secara aplikatif, hal ini menjadikan peserta pelatihan merasakan pengalaman secara langsung dalam penyusunan administrasi.
“Kami merasa senang adanya kegiatan ini dan kami berharap kegiatan ini tidak hanya sekali dilaksanakan serta dari pelatihan ini pengalaman yang kami dapat akan saya bagi kepada guru yang lain,” ujar Dina Handayani, salah seorang peserta.
Lili Sugeng Diko Nugroho dan tim berdiskusi dengan dengan Oeng dan KCD Kabupaten Pandeglang agar kegiatan di tahun 2018 dapat mendukung program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten dan MKKS Provinsi Banten. (Aas Arbi)









