SERANG – Rumah Siti Marhatusholikhat yang menjadi korban pembunuhan oleh empat orang pelaku di Kampung Cibuah, Desa/Kecamatan Cikeusal, masih banyak dikunjungi kerabat dan tetangganya, Minggu (17/12). Keluarga masih belum menerima kepergian Siti. Bahkan mereka menduga pelaku pembunuhan lebih dari empat orang.
“Saya menduga bahwa pelaku lebih dari empat orang, polisi harus berani mengembangkan kasus ini dari kesaksian pelaku sehingga pelaku yang lain bisa ditangkap. Dugaan saya kasus ini sudah direncanakan oleh pelaku. Dan, adik saya kemungkinan disekap terlebih dulu sebelum dibunuh karena pada saat ditemukan kondisi badan masih utuh dan hanya kepala yang mengelupas,” jelas Mira, kakak pertama almarhumah Siti.
Mira berharap, pihak aparat kepolisian bisa mengembangkan kasus pembunuhan yang menimpa adiknya. Menurutnya, polisi tidak boleh tersandera oleh istilah anak di bawah umur. “Jika pelaku salah ya harus dihukum sesuai kesalahannya,” tegas Mira yang merujuk salah seorang pelaku masih berusia 17 tahun.
“Adik saya itu pendiam dan tidak mungkin mau ikut bersama keempat pelaku yang sekarang diamankan di Polres Serang. Dimana korban juga tidak begitu mengenal dekat pelaku pembunuhnya. Saya juga tidak melihat pelaku datang ke rumah,” jelas Mira.
Sedangkan Ashari, salah seorang tukang ojek yang mangkal tidak jauh dari tempat tinggal korban, mengatakan bahwa perbuatan para pelaku di luar batas karena sangat kejam. “Para pelaku harus dihukum mati sehingga membuat efek jera kepada orang lain yang hendak berbuat serupa,” tegas Ashari.
Sementara itu, pihak kepolisian seharusnya menggelar rekonstruksi ulang di tempat kejadian perkara (TKP), Sungai Cibongor, namun batal dilaksanakan lantaran hujan. Selain itu, warga sekitar dan keluarga korban juga berbondong bondong untuk menyaksikan reka ulang pembunuhan sehingga membuat suasana tidak kondusif dan dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan, lantaran jumlah aparat kepolisian kalah banyak.
Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat perempuan ditemukan tergeletak di Sungai Cibongor, Desa Cikeusal, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Rabu (13/12). Diduga, korban bernama Siti Marhatusholikhat (18) tewas lantaran dibunuh. (Rozak/RBG)









