SERANG – Pusat perbelanjaan seperti minimarket dan pasar jadi tempat favorit para pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Biasanya para pelaku curanmor memanfaatkan kelengahan pengendara yang masuk ke minimarket tanpa pengamanan maksimal.
Hal itu dikatakan Kasatreskrim Polres Serang AKP Gogo Galesung kepada Radar Banten melalui telepon selulernya, Minggu (31/12). “Untuk itu, kami imbau pada semua minimarket dan area perbelanjaan agar pengamanannya ditingkatkan. Minimarket dan pusat perbelanjaan harus dilengkapi CCTV dan petugas keamanan,” saran Gogo.
Gogo juga menyebutkan, ada tiga daerah yang paling rawan terjadi aksi curanmor di Kabupaten Serang. Di antaranya, Kecamatan Jawilan, Kragilan, dan Ciruas. Kasus curanmor di tiga daerah itu dinilai lebih tinggi daripada kecamatan lainnya yang masuk wilayah hukum Mapolres Serang.
Lebih lanjut, Gogo menjelaskan, selama 2017 jumlah tindak pidana curanmor sudah mencapai 126 kasus. Sebanyak 59 peristiwa yang sudah diselesaikan kasusnya. Selain bertugas melakukan pengamanan, pihak kepolisian juga mengantisipasi aksi pencurian lainnya. “Masyarakat harus proaktif meningkatkan keamanan dan kewaspadaan di wilayah-wilayah yang rawan curanmor. Jika bepergian, rumah dalam keadaan terkunci. Juga, kendaraan harus terkunci ganda ketika parkir di tempat belanja,” sarannya. (Jumri/RBG)








