CILEGON – Kapolres Cilegon AKBP Raden Romdhon Natakusuma mengungkapkan strategi yang lebih diprioritaskan atau ditekankan untuk menjaga lingkungan yang aman dan tertib pada tahun 2018 ini. Ia menargetkan wilayah hukum Polres Cilegon lebih kondusif dari 2017 lalu.
“Strategi di 2018 yang lebih ditekankan ialah dengan meningkatkan peran serta masyarakat untuk bersama Polri menjaga lingkungan yang aman dan tertib,” ujar Romdhon saat menggelar press release GKTM 2017 yang berlangsung di aula Mapolres Cilegon, Kamis (4/1).
Ia membeberkan sejumlah keberhasilan Polres Cilegon selama tahun 2017 di bawah kepemimpinannya, di antaranya telah berhasil menurunkan jumlah tindak pidana sebanyak 257 kasus dari 897 kasus pada tahun 2016 menjadi 640 Kasus atau turun sebesar 64 persen. “Target kita di 2018 ini dapat mempertahankan prestasi di 2017. Kalau bisa lebih ditingkatkan,” katanya.
Ia menjelaskan pengungkapan kasus tindak pidana telah berhasil meningkatkan pengungkapan kasus sebesar 7,2 persen pada tahun 2017. Yaitu dari 57 persen pada tahun 2016 menjadi 64 persen pada tahun 2017.
“Ini merupakan suatu prestasi yang patut diapresasi. Prestasi yang membanggakan. Kita akan tetap berusaha menekan angka gangguan kamtibmas untuk meningkatkan rasa aman masyarakat,” ujarnya.
Romdhon juga menyebut Polres Cilegon telah sukes menekan angka kecelakaan lalu lintas di tahun 2017 dengan tahun 2016. Kata dia, itu tidak lepas dari upaya polisi yang gigih melakukan rekayasa lalu lintas dan kehadiran polisi yang bersiaga di jalan raya.
Hasil evaluasi jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2017 sebanyak 135 kasus dibandingkan dengan tahun 2016 yaitu 140 Kasus. Mengalami penurunan sebesar 1 persen. Sedangkan pelanggaran lalu lintas tahun 2017 11.610 kasus dibandingkan dengan tahun 2016 yakni 10.961.
“Karena ada polisi di jalan jadi pengendara lebih hati-hati dan tidak ugal-ugalan. Ini berkat kegigihan polisi dalam menjaring penyalahgunaan,” katanya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)








