SERANG – Tahun ini Pemprov Banten dipastikan kehilangan lima kepala organisasi perangkat daerah (OPD), karena memasuki masa pensiun. Gubernur Banten Wahidin Halim memastikan akan kembali menggelar lelang jabatan untuk menggantikan mereka yang segera pensiun.
Berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Banten, kelima kepala OPD yang pensiun 2018 yaitu Kepala Bappeda Hudaya Latuconsina (Juni), Kepala BPKAD Nandy Mulya S (September), Kepala Biro Perekonomian M Natsir Azis (Oktober), Kepala Dinas Perhubungan Revri Aroes (Juli), dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Maysaroh Mawardi (Maret)
Saat ini, tujuh jabatan kosong di Pemprov Banten akibat pejabatnya pensiun pada 2017, akan segera diisi hasil lelang jabatan akhir tahun lalu.
Gubernur Wahidin Halim memastikan akan segera melantik pejabat baru di Pemprov, setelah menerima rekomendasi tiga nama untuk setiap jabatan yang dilelang dari panitia seleksi. Sedangkan untuk menggantikan pejabat yang pensiun 2018, Gubernur yang akrab disapa WH ini mengaku akan kembali melakukan lelang jabatan. “Iya kita akan lelang lagi, agar tidak terjadi kekosongan jabatan,” kata politikus Partai Demokrat ini akhir pekan lalu.
WH menginginkan lelang jabatan nanti bisa digelar tepat waktu. “Ke depan rekrutmen pejabat lewat seleksi (lelang jabatan) sehingga transparan,” tuturnya.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bappeda Banten Hudaya Latuconsina mengaku dirinya masih memiliki tanggung jawab sebagai kepala OPD hingga pertengahan 2018. “Iya benar, saya pada Juni 2018 tepat berusia 60 tahun dan segera pensiun,” kata Hudaya.
Ia berharap, pengabdiannya selama ini sebagai ASN yang bertugas di Pemprov Banten dilanjutkan oleh penggantinya nanti. “APBD 2018 sudah disusun dan ditetapkan, tinggal dijalankan. Semua program di Bappeda tentunya akan menjadi tanggung jawab pengganti saya, hingga akhir tahun anggaran 2018,” tutur pria kelahiran 12 Juni 1958 ini.
Terpisah, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengakui bila pihaknya akan kembali kehilangan sejumlah pejabat terbaik Pemprov 2018 karena harus pensiun. “Salah satu visi-misi saya bersama pak gubernur yaitu mewujudkan pemerintahan yang good governance, jadi pengisian jabatan kosong melalui open bidding (lelang jabatan), di mana seleksinya ketat sehingga akan dipilih yang terbaik,” katanya.
Andika menambahkan, secara bertahap jabatan yang kosong akan diisi. Untuk tujuh jabatan yang dilelang 2017, akan dilantik pekan ini. “Untuk yang pensiun tahun ini, kita lelang bersamaan nanti,” katanya.
Terkait rotasi dan mutasi pegawai, Andika memastikan itu dilakukan setelah pelantikan pejabat baru, hasil lelang sebelumnya. “Satu-satu dulu, nanti berikutnya kita lakukan rotasi dan mutasi,” ungkapnya. (Deni S/RBG)











