TANGSEL – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya angkat bicara terkait bencana banjir yang menimpa tiga kecamatan di Kabupaten Lebak.
Ditemui di sela-sela acara Muscab Partai Demokrat, Iti mengaku sudah mengerahkan pegawai untuk mengirimkan bantuan bagi warga yang menjadi korban banjir.
“Lebak memang sekarang sedang siaga satu banjir, udah distribusi bantuan,” kata Iti.
Menurut Iti, banjir terjadi setelah hujan terus mengguyur daerah tersebut selama beberapa hari terakhir, yang mengakibatkan air sungai meluap dan masuk ke permukiman penduduk.
Menurut Iti, daerah-daerah di bantaran sungai kerap menjadi langganan banjir, karena itu Iti ingin merelokasi warga di daerah tersebut. Namun yang menjadi kendala adalah lahan.
“Kita ingin lahan sawit itu diubah jadi lahan permukiman, karena sudah tidak sesuai tata ruang lagi perkebunan sawit di tengah-tengah kota, tapi kita perlu izin perkebunan sawit, kita sudah menyurati,” katanya.
Selain itu menurut Iti, belum rampungnya Waduk Karian menjadi salah satu faktor banjir di Lebak. Jika waduk tersebut telah jadi, maka air hujan akan tertampung dan tidak meluap ke permukiman warga.
Sebelumnya diberitakan Radar Banten Online, setelah diguyur hujan selama sepekan ini, menyebabkan tiga kecamatan di Kabupaten Lebak terendam banjir. Ketiga kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Banjarsari, Gunung Kencana dan Kecamatan Cijaku.
Bencana banjir tersebut akibat meluapnya sungai yang ada di tiga kecamatan, seperti sungai Ciliman, Cimoyan, Ciateul, dan Ciakar. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)










