LEBAK – Hujan yang turun selama satu pekan membuat sungai Ciberang yang ada di Kabupaten Lebak menjadi meluap, sekarang statusnya sungai tersebut menhadi siaga satu. Tinggi air di sungai Ciberang mencapai 445 centimeter dengan debit air mencapai 691 kubi perdetik.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Lebak Kaprawi mengatakan, tingginya permukaan air sungai Ciberang dikarenakan intesitas hujan yang turun selama satu pekan ini. Selain itu, sungai Ciberang meluap karena hulu sungai di beberapa wilayah Kabupaten Lebak terus dilanda hujan. Oleh karena itu, sungai Ciberang tambah meluap.
“Saat ini saja intensitas sedang di hulu sungai masih di landa hujan. Hulu sungai tersebut diantaranya berada di Kecamatan Muncang, Lebak Gedong, Sobang, Baduy dan lainnya. Oleh sebab itu, sungai Ciberang menjadi siaga satu,” kata Kaprawi saat dihubungi Radar Banten Online, Senin (22/1).
Kaprawi mengaku, terus memantau ketinggian dan debit air sungai Ciberang dan bekerjasama dengan Dinas Sumber Daya Air Kabupaten Lebak. “Kita terus bersiaga memantau ketinggian air bekerjasama dengan dinas terkait dan melaporkan ketinggian air setiap setengah jam sekali,” katanya.
BPBD Lebak menghimbau kepada masayarakat Lebak agar berhati-hati, khususnya masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan masyarakat yang tinggal perbukitan dikhawatirkan terjadi pergeseran tanah.
“Kita sudah siapkan relawan semaksimal mungkin untuk meminimalisir bencana alam. Kita juga bekerjasama dengan pos pemantau air sungai agar ketika air semakin tinggi, bencana alam bisa kita minimalisir sedikit mungkin. Dengan harapan tidak ada korban jiwa,” tutupnya. (Omat/twokhe@gmail.com).









