SERANG – Edi Wijaya dan Muhamad Tusin babak belur dihajar massa, Jumat (26/1). Dua penjahat asal Sumatera Selatan (Sumsel) itu jadi sasaran amarah warga lantaran nekat mencongkel mobil di halaman Masjid Jami Uswatun Hasanah, Jalan Ayip Usman, Kelurahan Cikepuh, Kota Serang.
Aksi nekat kedua pemuda ini dilakukan saat warga melaksanakan salat Jumat. Berdasarkan rekaman kamera pengintai atau closed circuit television (CCTV) terlihat beberapa orang melaksanakan salat Jumat di halaman masjid. Sementara di belakang jamaah, seorang lelaki duduk di atas sepeda motor tak jauh dari mobil Toyota Avanza.
Tak sampai satu menit, seorang lelaki dari arah jalan raya berjalan mendekati mobil Avanza. Pelaku mendekati sisi kiri mobil. Dalam hitungan detik, pelaku berhasil membuka pintu depan sebelah kiri dan mengambil tas dari dalam mobil. “Dari awal sudah curiga. Sempat ambil wudu. Tapi, pas salat, mereka malah keluar,” kata juru parkir masjid, Dandi.
Kecurigaan Dandi terbukti. Saat rakaat pertama, Dandi mendengar suara mencurigakan dari mobil korban. Dandi akhirnya membatalkan salat dan menengok ke arah sumber suara. Dandi melihat Edi Wijaya kabur meninggalkan lokasi dengan membawa tas. “Saya kejar. Teriak maling. Pelaku mau naik motor, saya tarik. Sempat duel sama saya, ” kata Dandi.
Sementara, Tusin yang berusaha kabur dengan sepeda motornya berhasil disergap dua warga lain. Keributan memancing perhatian jamaah salat Jumat. Sebagian jamaah terpaksa membatalkan salat Jumat dan keluar masjid. Saat mengetahui Dandi berduel dengan pelaku, membuat warga emosi. Pelaku langsung menjadi bulan-bulanan warga. “Kita tangkap, langsung sambil nunggu polisi datang,” kata Dandi.
Agar tidak memancing emosi warga kembali, dua penjahat yang babak belur tersebut langsung dibawa ke Mapolsek Serang. “Udah dibawa polisi. Motornya juga,” kata warga lain bernama Imam.
Terpisah, Mohammad Rizki mengatakan, tas miliknya itu berisi uang Rp10 juta. Dia baru saja menarik tunai di salah satu bank di Kota Serang. “Itu uang gaji. Saya ambil dari bank tadi jam sebelas siang,” kata Rizki.
Pemuda asal Sukabumi, Jawa Barat itu mengaku seusai mengambil uang, dia dan dua orang rekannya berniat pulang ke rumah. Dalam perjalanan, mereka memutuskan melaksanakan salat jumat di Masjid Jami Uswatun Hasanah. Sebelum meninggalkan mobil, korban menyembunyikan tasnya di bawah jok depan sebelah sopir. “Enggak tahu kalau diikutin,” kata Rizki.
Kanitreskrim Polsek Serang Inspektur Polisi Dua (Ipda) Juwandi menduga pencurian dilakukan oleh empat orang. Polisi masih mengejar dua pelaku lain yang telah dikantongi identitasnya. “Dua orang berhasil kabur. Para pelaku berasal dari seberang (Sumsel-red), ” kata Juwandi.
Selain kedua pelaku, polisi mengamankan kunci letter T, mobil Avanza nopol B 1610 EMS milik korban, dan motor Yamaha MX B 3396 EAH yang digunakan pelaku. “Dua orang kabur sudah diketahui identitasnya, semoga tidak lama lagi tertangkap,” kata Juwandi. (Merwanda/RBG)










