slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Gunung Digunduli, Warga Protes Tolak Perluasan Pertambangan

Redaksi by Redaksi
11-10-2018 14:25:22
in Berita Utama, Umum
Gunung Digunduli, Warga Protes Tolak Perluasan Pertambangan

Foto udara kawasan penambangan batu yang ada di Gunung Merdeka, Desa Sumuranja, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Rabu (10/10).

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PULOAMPEL – Warga yang tinggal di sekitar Gunung Gede dan Gunung Merdeka di kawasan Bojonegara dan Puloampel, Kabupaten Serang, menolak adanya aktivitas perluasan pertambangan hingga mencapai seluas 196 hektare. Perluasan pertambangan tersebut dilakukan oleh PT Alfa Granitama yang ada di Kecamatan Puloampel. Warga memperkirakan luasan tersebut akan menggunduli Gunung Gede dan Gunung Merdeka.

Pantauan Radar Banten, Rabu (10/10), di atas Gunung Merdeka terlihat perluasan pertambangan oleh perusahaan sudah mencapai kaki gunung. Alat berat berupa ekskavator terus melakukan pekerjaan. Breaker yang terpasang pada alat berat terus terdengar memecahkan gundukan batu besar, kendaraan kontainer pengangkut batu berlalu lalang di lokasi pertambangan. Tidak hanya itu, mesin penghancur batu terus beroperasi di tengah-tengah lahan dengan luas ratusan hektare.

Baca Juga :

Peringatan bagi Perusahaan Tambang, Wagub Banten: Jangan Cuma Mengeksploitasi, Masyarakat Dirugikan!

Cegah Kerusakan Lingkungan, Pemprov Banten Evaluasi 241 Izin Usaha Pertambangan

Jadi Kewenangan Provinsi, Pemkab Serang Tak Tahu Soal Pertambangan di Mancak

Polda Banten Gelar FGD Lintas Sektoral Bahas Penegakan Hukum dan Solusi Pertambangan Ilegal

Informasi yang dihimpun Radar Banten, warga yang menolak dari empat desa di dua kecamatan, yakni Desa Sumuranja, Desa Banyuwangi, dan Desa Puloampel (Kecamatan Puloampel) dan Desa Pengarengan (Kecamatan Bojonegara). Pada 23 Juli, PT Alfa Granitama yang didampingi tim dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang melakukan konsultasi publik studi analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) kepada masyarakat di kantor Kecamatan Puloampel.

Al Hasbi, warga Desa Sumuranja, mengatakan bahwa dirinya bersama masyarakat lainnya menolak keras perluasan pertambangan yang dilakukan oleh salah satu perusahaan yang ada di Kecamatan Puloampel. Itu lantaran perluasan pertambangan itu disinyalir akan menghabiskan Gunung Gede dan Gunung Merdeka. “Kami masyarakat sangat menolak keras adanya perluasan pertambangan,” kata pria yang biasa disapa Ebi Salam kepada Radar Banten saat ditemui di depan rumahnya, Rabu (10/10).

Kata dia, dirinya bersama dengan masyarakat lainnya mengkhawatirkan Gunung Gede dan Gunung Merdeka akan habis jika adanya perluasan pertambangan. Akibatnya, kerusakan alam di wilayah Kecamatan Puloampel semakin parah terutama pada dua gunung tersebut. “Diibaratkan, Gunung Gede dan Gunung Merdeka itu adalah pagar kita (masyarakat-red) kalau pagarnya sudah dihancurkan, bencana pasti datang,” katanya.

Dikatakan Ebi, masyarakat yang melakukan penolakan tidak hanya dari Desa Sumuranja, tetapi juga empat desa yang ada di dua kecamatan, yakni Desa Banyuwangi dan Desa Puloampel (Kecamatan Puloampel) serta Desa Pengarengan (Kecamatan Bojonegara). “Kami sudah melakukan upaya langkah-langkah seperti melakukan penggalangan tanda tangan dan rapat koordinasi di kantor Kecamatan Bojonegara,” ujarnya.

Ia membeberkan, perluasan pertambangan yang dilakukan oleh perusahaan saat ini sudah mencapai kaki Gunung Merdeka. Hal itu baru diketahui beberapa waktu lalu oleh pihaknya bersama masyarakat lainnya. Saat ini perusahaan pertambangan sudah mengantongi izin untuk melakukan penambangan di lahan seluas 154 hektare. “Kami baru tahu itu pada saat kami ke DLHK Provinsi Banten. Sekarang mau tambah lagi seluas 196 hektare, habislah gunung kita,” ucapnya.

Pihaknya akan melakukan upaya-upaya permohonan kepada dinas terkait, baik di provinsi maupun Kabupaten Serang. Ia mengancam, jika aspirasi masyarakatnya tidak diindahkan oleh dinas terkait, masyarakat akan melakukan penghentian paksa terhadap aktivitas penambangan yang dilakukan perusahaan. “Butuh berapa massa, kami akan kerahkan jika pendapat kita tidak diindahkan,” kecamnya.

Sementara itu, Camat Puloampel Encep B Sumantri mengatakan, pihaknya dalam hal ini tidak bisa memihak pada siapa pun, baik masyarakat maaupun perusahaan lantaran dirinya hanya sebatas camat yang tidak memiliki kebijakan. “Tidak ada kewenangan menolak dan tidak ada kewenangan mengiyakan,” katanya.

Dikatakan Encep, masyarakat yang melakukan penolakan terhadap perusahaan yang melakukan perluasaan pertambangan bukan sekarang. Akan tetapi nanti saat adanya konsultasi publik tentang amdal yang dilakukan oleh pihak perusahaan dan dinas terkait. “Nah, di situ ada jika masyarakat menolak perluasan pertambangan, mangga (silakan),” katanya.

Encep mengatakan, perusahaan yang akan melakukan perluasaan pertambangan harus memiliki dasar yang kuat. Begitu pun dengan masyarakat yang melakukan penolakan. “Kecamatan hanya sebatas memfasilitasi saja,” katanya.

Terkait dengan sosialisasi konsultasi publik soal amdal, pihaknya sampai saat ini belum menerima laporan dari pihak mana pun. “Belum ada dari pihak mana pun,” tandasnya.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris PT Alfa Granitama Diana mengaku tidak bisa menjelaskan banyak terkait penolakan perluasan pertambangan oleh warga dari empat desa di dua kecamatan. “Kurang tahu ya karena saya mah cuma admin biasa sih. Tapi, saya juga sempat dengar sih beritanya, cuma saya tidak tahu lebih detail dan jelas,” katanya melalui sambungan telepon.

Kata dia, terkait konfirmasi ke PT Alfa Granitama dirinya menyarankan untuk mengunjungi kantornya di Kecamatan Puloampel. Namun, sebelumnya harus membuat janji terlebih dahulu dengan pimpinan perusahaan. “Nanti saya tanyakan dulu ke perusahaan, tapi saya tidak bisa janji ya,” tandasnya. (Adi/RBG)

Tags: Pertambangan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Banten Juarai Cabang Tafsir Quran Bahasa Inggris Putra

Next Post

2020, RS Pratama Menes Ditargetkan Beroperasi

Related Posts

Peringatan bagi Perusahaan Tambang, Wagub Banten: Jangan Cuma Mengeksploitasi, Masyarakat Dirugikan!
Kota Serang

Peringatan bagi Perusahaan Tambang, Wagub Banten: Jangan Cuma Mengeksploitasi, Masyarakat Dirugikan!

by Yusuf Permana
Rabu, 21 Januari 2026 11:56

Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, memperingatkan perusahaan tambang untuk tidak hanya mengeksploitasi demi keuntungan. (Foto: Yusuf)

Read moreDetails

Cegah Kerusakan Lingkungan, Pemprov Banten Evaluasi 241 Izin Usaha Pertambangan

Jadi Kewenangan Provinsi, Pemkab Serang Tak Tahu Soal Pertambangan di Mancak

Polda Banten Gelar FGD Lintas Sektoral Bahas Penegakan Hukum dan Solusi Pertambangan Ilegal

Penambangan Batu Mengikis Kaki Gunung Pinang

Sebabkan Banjir, Dewan Minta Izin Tambang di Bojonegara-Puloampel Dievaluasi

Bukan Hanya Banjir, Banyak Dampak Akibat Tambang di Puloampel

Pemkot Serang Tegaskan Tak Boleh Ada Aktivitas Galian C di Kota Serang

Pemkot Serang Tolak Pengajuan Izin Galian C di Gunung Cikoromong Taktakan

Warga Minta Pemkot Serang Tak Keluarkan Izin Galian C di Gunung Cikoromong Taktakan

Next Post
2020, RS Pratama Menes Ditargetkan Beroperasi

2020, RS Pratama Menes Ditargetkan Beroperasi

Selingkuh dengan Anak Majikan Ketahuan Sama Suami

Selingkuh dengan Anak Majikan Ketahuan Sama Suami

e-Paper Radar Banten, Kamis 11 Oktober 2018

e-Paper Radar Banten, Kamis 11 Oktober 2018

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Panggung di Kalanganyar Lebak Ludes Terbakar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Panggung di Kalanganyar Lebak Ludes Terbakar

Jumat, 17 April 2026 06:03
Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

Kamis, 16 April 2026 20:40
Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

Kamis, 16 April 2026 20:36
Bupati Ratu Zakiyah Launching Aplikasi Serba DIGI

Bupati Ratu Zakiyah Launching Aplikasi Serba DIGI

Kamis, 16 April 2026 20:05
Ciptakan Lingkungan Bersih, Bupati Pandeglang  Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

Ciptakan Lingkungan Bersih, Bupati Pandeglang  Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

Kamis, 16 April 2026 19:49
Datangi Rumah Warga, Istri Wali Kota Cilegon Kawal Langsung Penyaluran Bantuan

Datangi Rumah Warga, Istri Wali Kota Cilegon Kawal Langsung Penyaluran Bantuan

Kamis, 16 April 2026 19:21
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Panggung di Kalanganyar Lebak Ludes Terbakar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Panggung di Kalanganyar Lebak Ludes Terbakar

Jumat, 17 April 2026 06:03
Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

Kamis, 16 April 2026 20:40
Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

Kamis, 16 April 2026 20:36
Bupati Ratu Zakiyah Launching Aplikasi Serba DIGI

Bupati Ratu Zakiyah Launching Aplikasi Serba DIGI

Kamis, 16 April 2026 20:05
Ciptakan Lingkungan Bersih, Bupati Pandeglang  Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

Ciptakan Lingkungan Bersih, Bupati Pandeglang  Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

Kamis, 16 April 2026 19:49
Datangi Rumah Warga, Istri Wali Kota Cilegon Kawal Langsung Penyaluran Bantuan

Datangi Rumah Warga, Istri Wali Kota Cilegon Kawal Langsung Penyaluran Bantuan

Kamis, 16 April 2026 19:21

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Panggung di Kalanganyar Lebak Ludes Terbakar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Panggung di Kalanganyar Lebak Ludes Terbakar

by Mastur Huda
Jumat, 17 April 2026 06:03

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID - Sebuah rumah panggung milik Supriatman (82), warga Kampung Cempa, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, ludes terbakar...

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

by Moch. Madani Prasetia
Kamis, 16 April 2026 20:40

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Horison Altama Pandeglang menghadirkan berbagai promo menarik untuk menarik minat tamu, khususnya saat momen libur dan akhir...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak