RANGKASBITUNG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lebak menerima penghargaan jumlah perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) dari Gubernur Banten. Penghargaan tersebut diserahkan pada pencanangan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) tingkat Provinsi Banten di Serang, kemarin.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Lebak Ahmad Nur menyatakan, perekaman data KTP-el di Lebak merupakan yang tertinggi di Provinsi Banten. Sampai sekarang jumlah wajib KTP-el yang telah melakukan perekaman kurang lebih sebanyak 905 ribu orang, sedangkan warga yang belum melakukan perekaman KTP-el mencapai 42 ribu orang.
“Dari delapan kabupaten kota di Banten, jumlah perekaman yang dilakukan Disdukcapil Lebak merupakan yang tertinggi. Untuk itu, kita meraih penghargaan dari Gubernur Banten pada pencanangan GISA di Serang,” kata Ahmad Nur kepada Radar Banten, kemarin.
Dijelaskannya, perekaman dan pembuatan KTP-el di Lebak berjalan baik dan mendapatkan dukungan dari Bupati Iti Octavia Jayabaya dan organisasi perangkat daerah (OPD). Bahkan, pelayanan pembuatan administrasi kependudukan (adminduk) yang dilakukan Disdukcapil di daerah selalu didukung oleh pemerintah desa dan kecamatan.
“Penyisiran terhadap penduduk yang belum melakukan perekaman terus dilakukan termasuk terhadap 2.500 orang warga adat Baduy,” ungkapnya.
Meski demikian, pelaksanaan perekaman dan pembuatan dokumen kependudukan bukannya tanpa kendala. Di lapangan, Disdukcapil menemui kendala terkait blangko KTP-el yang sering kosong. Distribusi blangko KTP-el dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak berjalan sesuai harapan. Bahkan, petugas dari daerah harus sering ke Jakarta untuk mengambil blangko tersebut. Di sana petugas hanya diberi 2.000 keping blangko KTP-el. “Blangko KTP-el sebanyak itu habis dalam waktu tiga hari. Setelah itu kita harus minta lagi, sedangkan biaya perjalanan dinas yang disediakan dari APBD Lebak telah habis. Hal ini harus menjadi perhatian pemerintah pusat,” tegasnya.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Lebak Ujang Bahrudin membenarkan, Lebak meraih prestasi dalam bidang perekaman KTP-el dari Gubernur Banten. Penghargaan tersebut diberikan dalam pencanangan GISA tingkat Provinsi Banten di Serang.
“Saya bersyukur Lebak terus meraih prestasi membanggakan. Prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras pegawai Disdukcapil Lebak dan dukungan Bupati Iti Octavia Jayabaya,” katanya.
Mantan kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Lebak ini mengatakan, prestasi di bidang kependudukan harus menjadi motivasi bagi para pegawai untuk meningkatkan kinerjanya di lapangan. Mereka tidak boleh mengeluh dan dilarang melakukan pungutan liar (pungli) dalam pelayanan pembuatan adminduk. Apalagi, para pegawai dituntut untuk melakukan pelayanan jemput bola di kecamatan-kecamatan.
“Rencananya, Sabtu (27/10) kita melakukan pelayanan perekaman dan pembuatan KTP-el untuk warga Baduy dan sekitarnya di Ciboleger. Kami harap 2.500 warga adat Baduy yang belum melakukan perekaman datang ke lokasi pelayanan,” harapnya. (Mastur/RBG)










