KALANGANYAR – Rendi (8), putra dari pasangan Saepudin dan Enur, warga Kampung Bojongkapunah, Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, tewas tenggelam di Sungai Cisimeut pada Rabu (24/10) sekira pukul 13.30 WIB.
Korban yang masih duduk di bangku kelas I SDN Sukamekarsari tersebut diduga terpeleset dan hanyut ketika bermain di bantaran sungai tersebut.
Rohman, tokoh pemuda Kampung Bojongkapunah, mengatakan bahwa korban bermain dengan temannya di pinggir sungai. Sekira pukul 13.30 WIB, rekan korban berteriak meminta tolong sambil berlari ke arah permukiman warga. Dia menceritakan kejadian yang menimpa Rendi yang tenggelam di Sungai Cisimeut. “Kami langsung ke pinggir sungai untuk mencari korban. Saat itu korban sudah tidak terlihat di lokasi yang ditunjukkan rekannya,” kata Rohman kepada Radar Banten, kemarin.
Masyarakat Bojongkapunah, lanjutnya, langsung turun ke sungai untuk melakukan upaya pencarian. “Lokasi penemuan korban enggak jauh dari TKP. Jaraknya kurang lebih 200 meter di bagian hilir Sungai Cisimeut,” ungkapnya.
Korban kemudian dievakuasi dan disemayamkan di rumah duka. “Hari ini (kemarin-red) juga korban akan dimakamkan di permakaman umum Kampung Bojongkapunah,” terang Rohman.
Nurjeni, warga Bojongkapunah lainnya menyatakan, korban baru kali pertama itu bermain di pinggir sungai. Ayah korban, Saepudin, tadi pagi baru saja berangkat bekerja ke Jakarta, sedangkan ibunya merupakan ibu rumah tangga. “Ibu korban syok mendengar kabar anaknya tenggelam di sungai. Sekarang Enur terus-menerus menangis di dalam rumah,” paparnya.
Dia bersyukur, korban tenggelam di Sungai Cisimeut cepat ditemukan. Masyarakat hanya butuh waktu 20 menit untuk mencari korban. Pencarian siswa SD tersebut hanya menggunakan peralatan seadanya, yakni dengan perahu dan penyisiran di bantaran sungai. “Tadi langsung ditemukan sehingga masyarakat enggak laporan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau Tagana (Taruna Siaga Bencana) dan kepolisian,” jelasnya.
Abdurahman, Kepala Desa Sukamekarsari, membenarkan siswa SDN Sukamekarsari meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Cisimeut. “Tadi tim medis dari puskesmas datang ke rumah duka dan memastikan korban sudah meninggal dunia. Karena itu, pihak keluarga memutuskan untuk langsung memakamkan korban,” katanya. (Mastur/RBG)










