slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

150 Kilogram Ganja Gagal Diedarkan

Redaksi by Redaksi
19-07-2019 10:25:17
in Berita Utama, Hukum
150 Kilogram Ganja Gagal Diedarkan

Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Tantan Sulistyana (tiga dari kanan) mengangkat barang bukti narkoba di kantor BNNP Banten, Kamis (18/7).

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

TIGARAKSA –  Rendi Suryo Utomo (34) gagal menjual 150 kilogram (kg) daun ganja kering miliknya. Soalnya, residivis kasus narkoba ini justru bertransaksi dengan polisi yang menyamar. Senin (15/7), warga asal Bekasi ini ditangkap petugas Satresnarkoba Polresta Tangerang.

Kapolresta Tangerang Komisaris Besar (Kombes) Pol Sabilul Alif menerangkan, pengungkapan ratusan paket ganja itu berawal dari informasi adanya pengiriman ganja dalam skala besar dari Kota Bekasi ke wilayah Tangerang. Atas informasi itu, Sabilul memerintahkan personelnya melakukan investigasi.

Baca Juga :

Jelang Nataru, BNN Banten Bakal Tes Urine Sopir Bus, Pilot, dan Nakhoda

Hendak Dikirim ke Jakarta Timur, BNN Banten Amankan 8,4 Kilogram Ganja di Dalam Bus

Bongkar Jaringan Sabu Asal Sumbar, BNN Banten Amankan 4 Kilogram Sabu di Terminal Kota Tangerang

ASN Kecamatan Legok Terjerat Kasus Narkoba, BKPSDM Proses Pemberhentian Sementara

“Informasi tersebut kemudian dicocokkan dengan jaringan yang telah terungkap sebelumnya sebagai bagian dari proses pengembangan. Dari hasil analisis dan pencocokan, kami menelusuri lebih dalam informasi itu,” kata Sabilul saat ekpos di Mapolresta Tangerang, Kamis (18/7).

Agar lebih akurat, Sabilul memerintahkan satu personel Satresnarkoba Polresta Tangerang melakukan under cover atau penyamaran. Polisi yang menyamar itu berpura-pura sebagai calon pembeli. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Rendi Suryo Utomo mulai membuka komunikasi dengan petugas.

Namun, petugas masih sulit untuk memeroleh kepercayaan dari Rendi. Bahkan, Rendi selalu menolak bertransaksi dan mengelak sebagai pengedar ganja. “RSU ini sangat berhati-hati berkomunikasi hingga akhirnya sambil membujuk bisa sepakat juga untuk transaksi,” terang Sabilul.

Usai transaksi disepakati, Rendi mengaku ada orang lain yang bakal menghubungi petugas. Tak lama, orang yang disebutkan Rendi menghubungi petugas. “Orang itu hanya meminta kami datang ke suatu tempat di wilayah Kota Tangerang untuk bertransaksi pada pukul 11 malam,” tutur Sabilul.

Namun, beberapa jam usai menyampaikan lokasi dan waktu transaksi, orang tersebut membatalkannya. Lokasi dan waktu diubah menjadi keesokan harinya di wilayah Grogol, Jakarta. Lagi-lagi, janji transaksi dibatalkan sepihak. Akhirnya, Rendi meminta bertemu di wilayah Bekasi, Jawa Barat. “Setibanya kami di Bekasi, sesuai waktu yang ditentukan, RSU menghubungi kami dan meminta kami ke suatu perumahan di Kota Bekasi,” terangnya.

Saat bertemu, Rendi diminta untuk menunjukkan ganja yang dijanjikan. Tanpa curiga, Rendi menunjukkan sebuah kardus berisi 10 bal daun ganja dengan balutan lakban warna cokelat. “Saat itu juga kami langsung lakukan penangkapan,” kata Sabilul.

Rendi kemudian dibawa petugas ke kediamannya di Perumahan Rawalumbu, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Polisi kembali menemukan sembilan kardus dan tiga bungkus plastik besar warna hitam berisi ganja di kamar tidur Rendi. “Total ganja yang kami amankan sebanyak 150 kilogram. Namun menurut tersangka, awalnya ganja itu berjumlah 250 kilogram. Namun 100 kilogram sudah laku terjual ke wilayah Jakarta dan sekitarnya. Ini merupakan penangkapan terbesar,” beber Sabilul.

Saat diinterograsi, Rendi mengaku tidak melayani transaksi dalam jumlah kecil. Transaksi minimal sebanyak 10 kilogram. Atas perbuatannya, Rendi ditahan di Mapolresta Tangerang. “Tersangka terancam pidana 20 tahun penjara atau bisa seumur hidup,” kata Sabilul.

Sementara, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten, Kamis (11/7) lalu, telah mengamankan 150 kg ganja di Kelurahan Benda, Kota Tangerang. Selain itu, BNNP Banten juga menggagalkan penyelundupan sabu-sabu 5,2 kg di Pelabuhan Merak pada Sabtu (6/7).

Atas pengungkapan kasus tersebut, Kepala BNNP Banten Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Tantan Sulistyana mengklaim telah menyelamatkan lebih dari enam juta jiwa. “Kalau untuk sabu 5,2 kilogram dapat menyelamatkan kurang lebih 26 ribu orang generasi penerus bangsa. Sedangkan untuk pengungkapan 150 kilogram ganja sekitar enam juta penerus bangsa yang telah diselamatkan,” kata Tantan saat ekspos di kantor BNN Provinsi Banten, Kamis (18/7).

Dari dua kasus tersebut, BNN Provinsi Banten bersama BNN Pusat telah menangkap dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka. MN (39) warga Jakarta sebagai kurir sabu 5,2 kg. “ Dan kurir ganja 150 kilogram FN usia 29 tahun dan IG usia 44 tahun (ditetapkan tersangka-red),” kata Tantan.

Dia menjelaskan, kedua kasus tersebut masih dalam proses pengembangan. Kendati sama berasal dari Aceh namun kedua sindikat tersebut berbeda jaringan. “Kami masih kembangkan untuk ke atas lagi (bandar-red) karena yang kami amankan ini semuanya kurir,” jelas Tantan.

FN dan IG mengakui telah dua kali menyelundupkan ganja dengan berat hampir sama dengan barang bukti 150 kg yang diamankan. Ganja yang lolos tersebut diduga telah diedarkan di wilayah Banten, Jakarta dan Jawa Barat. “Untuk yang sabu baru satu kali. Mereka diberi imbalan Rp5 6 juta untuk ganja dan Rp20 juta untuk sabu,” kata Tantan. (mg04-mg05/nda/ags)

Tags: BNN Provinsi Bantenganja
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Nyamuk Nonpolitik

Next Post

Pemkab Cantumkan Silat Kaserangan ke Mata Pelajaran Mulok

Related Posts

Jelang Nataru, BNN Banten Bakal Tes Urine Sopir Bus, Pilot, dan Nakhoda
Kota Serang

Jelang Nataru, BNN Banten Bakal Tes Urine Sopir Bus, Pilot, dan Nakhoda

by Fahmi
Minggu, 14 Desember 2025 18:20

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten akan melakukan pemeriksaan tes...

Read moreDetails

Hendak Dikirim ke Jakarta Timur, BNN Banten Amankan 8,4 Kilogram Ganja di Dalam Bus

Bongkar Jaringan Sabu Asal Sumbar, BNN Banten Amankan 4 Kilogram Sabu di Terminal Kota Tangerang

ASN Kecamatan Legok Terjerat Kasus Narkoba, BKPSDM Proses Pemberhentian Sementara

Polresta Tangerang Bongkar Jaringan Narkoba, 35 Paket Besar Ganja Diselundupkan di Motor Vespa

BREAKING NEWS: Bareskrim Polri Musnahkan 2,1 Ton Narkoba di Cilegon, Nilainya Capai Rp29 Triliun

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, BNN Banten Cek Urine Perangkat Desa di Bojong Pandeglang 

Cegah Peredaran Narkoba, Kepala Rutan Pandeglang Gandeng BNN Banten 

Usai Upacara HUT ke-25 Banten, Gubernur Andra Soni Lakukan Tes Urine

Barang Bukti Tindak Kejahatan Dimusnahkan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang

Next Post
Pemkab Cantumkan Silat Kaserangan ke Mata Pelajaran Mulok

Pemkab Cantumkan Silat Kaserangan ke Mata Pelajaran Mulok

Lotte Ancam Hengkang dari Kota Cilegon

Tetap Lanjutkan Investasi, Lotte Sudah Kucurkan Rp1,4 Triliun

Musim Kemarau, KTI Klaim Pasokan Air Masih Aman

Musim Kemarau, KTI Klaim Pasokan Air Masih Aman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Jaminan Sosial

BPJS Ketenagakerjaan Banten Targetkan 4,2 Juta Pekerja Terlindungi Jaminan Sosial

Jumat, 8 Mei 2026 19:40
Otonomi Daerah

Guru Besar Uniba Nilai Otonomi Daerah Dibayangi Tekanan Fiskal

Jumat, 8 Mei 2026 19:39
Potensi Besar PT SBM

Miliki Potensi Besar, Pemkab Serang Bakal Pertahankan PT SBM

Jumat, 8 Mei 2026 19:37
Pengerasan Jalan TMMD

Pengerasan Jalan TMMD 128 Dongkrak Ekonomi Warga Pulomerak

Jumat, 8 Mei 2026 19:36
Proyek Pool Taksi

Proyek Pool Taksi Green SM Belum Sepenuhnya Dipagar, Longsor Susulan Masih Mengintai

Jumat, 8 Mei 2026 19:34
Jembatan Merah Putih

Jembatan Merah Putih Presisi Direvitalisasi, Kapolda Banten: Wujud Kepedulian Polri untuk Masyarakat

Jumat, 8 Mei 2026 19:05
Jaminan Sosial

BPJS Ketenagakerjaan Banten Targetkan 4,2 Juta Pekerja Terlindungi Jaminan Sosial

Jumat, 8 Mei 2026 19:40
Otonomi Daerah

Guru Besar Uniba Nilai Otonomi Daerah Dibayangi Tekanan Fiskal

Jumat, 8 Mei 2026 19:39
Potensi Besar PT SBM

Miliki Potensi Besar, Pemkab Serang Bakal Pertahankan PT SBM

Jumat, 8 Mei 2026 19:37
Pengerasan Jalan TMMD

Pengerasan Jalan TMMD 128 Dongkrak Ekonomi Warga Pulomerak

Jumat, 8 Mei 2026 19:36
Proyek Pool Taksi

Proyek Pool Taksi Green SM Belum Sepenuhnya Dipagar, Longsor Susulan Masih Mengintai

Jumat, 8 Mei 2026 19:34
Jembatan Merah Putih

Jembatan Merah Putih Presisi Direvitalisasi, Kapolda Banten: Wujud Kepedulian Polri untuk Masyarakat

Jumat, 8 Mei 2026 19:05

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Jaminan Sosial

BPJS Ketenagakerjaan Banten Targetkan 4,2 Juta Pekerja Terlindungi Jaminan Sosial

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 8 Mei 2026 19:40

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Banten menargetkan sebanyak 4,2 juta pekerja di Provinsi Banten terlindungi oleh jaminan sosial...

Otonomi Daerah

Guru Besar Uniba Nilai Otonomi Daerah Dibayangi Tekanan Fiskal

by Yusuf Permana
Jumat, 8 Mei 2026 19:39

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Guru Besar Universitas Bina Bangsa (Uniba), Bambang D. Suseno, menilai persoalan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah saat ini menunjukkan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak