LEBAKWANGI – Lingkungan RW 01, Kampung Pegandikan, Desa Pegandikan, Kecamatan Lebakwangi, masih mendapat catatan kekurangan dari tim juri pada penilaian tahap pertama. Karenanya, warga kampung ini menyatakan kesiapan untuk melengkapinya sebelum penilaian tahap kedua, 17 Desember mendatang.
Tati Hartati, penggerak warga Pegandikan pada Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA), membenarkan jika pihaknya akan berupaya meningkatkan penataan lingkungan kampungnya. Salah satunya, dengan mengecat kembali hiasan pada jalan lingkungan. Sebab, hasil pengecatan untuk penilaian tahap pertama sudah pudar.
“Menurut tim juri, kekurangan Pegandikan di antaranya, perlu ada tempat sampah di depan rumah masing-masing warga. Selain itu, administrasi pos ronda seperti buku tamu dan lainnya,” jelas Tati soal kekurangan yang harus dipenuhi warga Pegandikan, Minggu, (24/11).
Untuk kekurangan administrasi pos ronda, Tati juga sudah berkomunikasi dengan bhabinkamtibmas Desa Pegandikan. Ia berharap, Pegandikan bisa meraih juara dari beberapa kategori lomba pada LKBA. Karena, sesuai hasil musyawarah warga, hasil atau hadiah lomba untuk menambah biaya pembangunan masjid di Pegandikan. “Selain untuk renovasi kampung, juga untuk bangun masjid,” terangnya.
Salah satu warga Pegandikan, Sobari, mengakui jika hasil penataan dan penilaian tahap pertama telah memotivasi warga untuk menjaga kebersihan dan keamanan lingkungannya. Lingkungan Pegandikan sekarang yang lebih rapi, membuat warga senang dan nyaman. Makanya, warga akan didorong untuk memiliki pot bunga di setiap halaman rumahnya.
“Saya harap, saat penilaian kedua, ingin lebih ditingkatkan dan bisa seterusnya menjadi kampung yang bersih. Paling tidak, walau tidak menjadi juara, kesadaran masyarakat akan kebersihan meningkat dan berkelanjutan,” ujar Sobari. (rio/ang/don/ags)









