SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta masyarakat tidak hanya menjadikan Maulid Nabi Muhammad Saw sebagai ajang seremonial saja. Tatu meminta Maulid Nabi sebagai momentum untuk membangun persatuan umat.
Hal itu disampaikan Tatu usai menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad Saw di Kecamatan Baros, Selasa (3/12). Acara dihadiri sejumlah ulama dan masyarakat Kecamatan Baros. Acara diisi zikir bersama dan tausiah agama.
Tatu mengatakan, saat Maulid Nabi seluruh masyarakat bahu-membahu meramaikan dengan penuh kebersamaan. Momen ini dinilai Tatu sebagai salah satu hikmah dari perayaan Maulid Nabi. “Umat Islam harus bersatu, dan telah menunjukkan persatuan. Dengan bersatunya umat, persoalan-persoalan yang ada di masyarakat, insya Allah kita bersama-sama bisa diselesaikan,” katanya.
Tatu juga mengajak masyarakat untuk mendidik anak-anak dari sisi pendidikan agama. Kemudian bersama-sama keluarga meramaikan masjid dan musala, untuk beribadah. “Kami ingin masyarakat terus melakukan pengajian bersama di setiap desa. Dengan begitu, bisa mendidik akhlak anak-anak kita dengan baik,” tuturnya.
Hikmah Maulid, kata Tatu, agar umat Islam terus menteladani sifat-sifat Nabi Muhammad Saw. Mulai dari kedisiplinan, kejujuran, amanah, dan tanggung jawab. “Doakan saya juga dan para pemimpin negeri ini, agar bisa meneladani sifat-sifat Rasul. Masyarakat juga harus mendoakan pemimpinnya agar selalu jujur, amanah, dan punya tanggung jawab,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua FSPP Kecamatan Baros, KH Mustopa mengatakan, dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat Kecamatan Baros melakukan zikir bersama untuk kemajuan Kabupaten Serang. “Kami juga berharap, umat Islam di Kabupaten Serang bersama pemerintah daerah memperkuat persatuan. Umat penuh kebersamaan menuju pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (*)










