slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Umum

Banjir Bandang di Lebak, Dua Bayi Dievakuasi dengan Flying Fox

Aas Arbi by Aas Arbi
07-01-2020 08:29:16
in Umum
Banjir Bandang di Lebak, Dua Bayi Dievakuasi dengan Flying Fox

Warga melintasi jembatan alternatif akibat terputusnya Jembatan Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebakgedong, Lebak.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Jembatan Muhara putus dihantam banjir bandang. Hilangnya jembatan penyambung desa itu saksi bisu ganasnya banjir Sungai Ciberang dan longsor pada permulaan tahun.

Hari menjelang pagi. Mendung mengatup memekat langit. Desa Ciladaeun berselimut kabut yang merambat dari tebing yang menjulang mengelilingi desa.

Udara terasa menusuk sendi tulang. Ditambah hujan yang tak terbilang sejak sekira pukul 03.00 WIB pada Rabu (1/1). Curah hujan semakin deras ketika subuh menjelang.

Debit air tak tertahan. Perlahan-lahan mulai membesar. Akhirnya, meluap hingga masuk ke permukiman. “Baru saja saya diberi informasi, air semakin besar sampai rumah warga di seberang,” kata Kepala Desa Ciladaeun Yayat Dimyati kepada Radar Banten di Posko Utama, Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Minggu (5/1).

Saat air meluluhlantakkan rumah warga di tepi sungai, suara gemuruh tanah dan bebatuan memekakkan telinga. Warga terjepit antara banjir dan longsor. “Di sini (sungai banjir) di sana tebing longsor,” ucap Yayat yang mengaku saat itu tak bisa melihat langsung longsornya tebing karena tertutup kabut.

Warga tak menyangka banjir bakal seganas itu. Sebab, tiap hujan turun debit air memang selalu meningkat. Namun, akan kembali surut setelah hujan reda.

Hujan di luar dugaan. Apalagi berbarengan dengan kejadian longsor. Arus air sungai pun memutuskan Jembatan Muhara. Rumah warga di tepi Sungai Ciberang ikut hanyut digulung air. Setidaknya, ada 18 rumah hilang. Juga, 68 rumah yang luluh lantak dalam kondisi rusak.

Tak banyak yang diperbuat warga. Satu sisi jembatan putus, sisi lain lumpur bercampur pohon menerjang, menutup akses jalan. Tiang listrik juga roboh. Kondisi ini yang membuat desa terisolasi dan listrik padam.

Kampung Muhara hingga saat ini masih terbelah menjadi dua bagian. Tak ada akses apa pun. Evakuasi pertama pun hanya bisa dilakukan dengan tali flying fox. “Cuma dengan tali saja kami harus evakuasi warga dari seberang,” ucap Yayat.

Proses evakuasi pun berlangsung menegangkan. Apalagi ada dua bayi yang harus dievakuasi. Juga ratusan anak-anak dan warga yang lanjut usia.

Bayi itu harus diletakkan pada sebuah boks, lalu digantungkan menggunakan tali seperti main flying fox dari seberang sungai. Sementara, satu petugas harus menjaga dari arus yang masih cukup deras. “Bayinya baru dua bulan, dan satu lagi yang kurang lebih dua tahunan,” ungkap Yayat.

Baca Juga :

Bencana Akhir Tahun Terjang Lebak, Kerugian Tembus Rp23,7 Miliar

Banjir Rendam Ratusan Hektare Sawah di Lebak, 50 Hektare di Antaranya Puso

Atasi Banjir, BBWSC3 dan Pemda se-Banten Sepakati Pembagian Tugas

DPRD Lebak Dorong Percepatan Pembangunan Huntap Lebakgedong

Saat evakuasi berlangsung, belum ada bantuan dari pihak luar. Warga secara gotong royong melakukan sendiri. “Saat itu kita cuma fokus gimana caranya menyelamatkan anak-anak, orang tua, dan perempuan,” kata Yayat didampingi tokoh pemuda Ciladaeun, Anda Fist.

Saat ini bayi itu telah diungsikan pihak keluarga ke daerah Tangerang. Sementara warga lain diungsikan di pos utama. Sebagian lagi, memilih mengungsi ke rumah kerabat.

Kini setelah kondisi berangsur membaik, sudah hampir 90 persen warga yang kembali ke kampung. Bahkan sudah ada yang kembali ke rumahnya masing-masing. Untuk keperluan sehari-hari, mereka mengambil logistik di pos utama yang dibuka Pemprov Banten dua hari pasca kejadian.

Meski akses belum dilalui kendaraan roda empat, bantuan mulai masuk. Bahkan, di posko utama sudah dibuka dapur umum dan pelayanan kesehatan Dinkes Provinsi Banten. “Sejak awal bencana kita sudah buka posko kesehatan, tapi baru sekarang masuk sini setelah kami memaksa menerobos masuk,” kata Kepala Dinkes Banten Ati Pramudji Hastuti saat melakukan pemeriksaan pengungsi di Kampung Muhara.

Petugas kesehatan juga menyisir warga di seberang. Menggunakan jembatan darurat, petugas harus melintasi sungai yang masih penuh bebatuan berserakan. “Semua ada 11 tim kesehatan untuk membantu korban banjir Lebak. Satu di Posko Muhara dan satu lagi di atas (Desa Lebakgedong),” kata Ati.

Petugas kesehatan melakukan cek kesehatan untuk pertolongan pertama. Warga akan dirujuk ke rumah sakit daerah jika membutuhkan perawatan lebih lanjut. (Ken Supriyono, Fauzan Dardiri)

Tags: Banjir Lebak
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pengungsi Butuh Obat-obatan

Next Post

Pemprov, TNI dan Polri Akan Investigasi Gunung Halimun Salak

Related Posts

Bencana Lebak, Kerugian Rp23,7 Miliar
Berita Utama

Bencana Akhir Tahun Terjang Lebak, Kerugian Tembus Rp23,7 Miliar

by Nurandi
Kamis, 29 Januari 2026 18:47

LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat kerugian akibat bencana hidrometeorologi sepanjang Desember 2025 hingga Januari 2026 mencapai...

Read moreDetails

Banjir Rendam Ratusan Hektare Sawah di Lebak, 50 Hektare di Antaranya Puso

Atasi Banjir, BBWSC3 dan Pemda se-Banten Sepakati Pembagian Tugas

DPRD Lebak Dorong Percepatan Pembangunan Huntap Lebakgedong

Hujan Seharian Picu Banjir dan Longsor, 609 Rumah di Lebak Terdampak

Hujan Deras Rendam Belasan Hektare Sawah di Lebak, Petani Terancam Gagal Panen

BPBD Lebak Sebut Drainase Buruk Jadi Penyebab Banjir Tahunan di Wanasalam

Debit Air Sungai Ciujung Meningkat, BPBD Lebak Wanti-wanti Potensi Banjir

Banjir Berulang di Banjarsari, Warga Curiga Akibat Tambang Pasir

Banjir Satu Meter Rendam Puluhan Rumah di Banjarsari Lebak

Next Post
Pemprov, TNI dan Polri  Akan Investigasi Gunung Halimun Salak

Pemprov, TNI dan Polri Akan Investigasi Gunung Halimun Salak

Pagi Ini Presiden Jokowi Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Lebak

Pagi Ini Presiden Jokowi Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Lebak

Siswa Terdampak Banjir Tetap Sekolah

Siswa Terdampak Banjir Tetap Sekolah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Polisi Hentikan Laporan Terhadap Budi Rustandi Soal Sengketa Lahan SDN Kuranji

Kamis, 9 Juli 2026 18:06

Temuan BPK Soal Proyek Videotron, Kepala Dinkes Banten Berkilah

Kamis, 9 Juli 2026 18:01

Lahan Parkir di RSDP Serang Tidak Memadai, Manajemen Diminta Cari Investor

Kamis, 9 Juli 2026 17:46

Indukan Diperbaharui, Produksi Benih Ikan di BBI Baros Meningkat

Kamis, 9 Juli 2026 17:37

Klaster Mimosa di Paramount Petals Tembus Langsung Akses Tol KM 25 Jakarta-Tangerang

Kamis, 9 Juli 2026 17:35

HUT ke-8, RSUD Kota Serang Gelar Berbagai Kegiatan Sosial

Kamis, 9 Juli 2026 17:01

Polisi Hentikan Laporan Terhadap Budi Rustandi Soal Sengketa Lahan SDN Kuranji

Kamis, 9 Juli 2026 18:06

Temuan BPK Soal Proyek Videotron, Kepala Dinkes Banten Berkilah

Kamis, 9 Juli 2026 18:01

Lahan Parkir di RSDP Serang Tidak Memadai, Manajemen Diminta Cari Investor

Kamis, 9 Juli 2026 17:46

Indukan Diperbaharui, Produksi Benih Ikan di BBI Baros Meningkat

Kamis, 9 Juli 2026 17:37

Klaster Mimosa di Paramount Petals Tembus Langsung Akses Tol KM 25 Jakarta-Tangerang

Kamis, 9 Juli 2026 17:35

HUT ke-8, RSUD Kota Serang Gelar Berbagai Kegiatan Sosial

Kamis, 9 Juli 2026 17:01

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Polisi Hentikan Laporan Terhadap Budi Rustandi Soal Sengketa Lahan SDN Kuranji

by Nahrul Muhilmi
Kamis, 9 Juli 2026 18:06

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten menghentikan penyelidikan laporan dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan surat yang...

Temuan BPK Soal Proyek Videotron, Kepala Dinkes Banten Berkilah

by Yusuf Permana
Kamis, 9 Juli 2026 18:01

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten menanggapi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada proyek pengadaan videotron tahun...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak