slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Kebijakan Pemangkasan Tukin, ASN Pemprov Banten Resah

Redaksi by Redaksi
29-06-2020 11:09:13
in Berita Utama, Pemerintahan
Kebijakan Pemangkasan Tukin, ASN Pemprov Banten Resah
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Hingga akhir Juni, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten belum menerima tunjangan kinerja (tukin). Namun bukan keterlambatan pencairan tukin yang membuat ribuan ASN resah, tapi adanya kebijakan pemangkasan tukin hingga 50 persen yang diberlakukan mulai bulan ini.

Selama ini, ribuan ASN Pemprov Banten menerima tukin pada tanggal 15-20 setiap bulannya. Namun tukin bulan Juni 2020 mengalami keterlambatan lantaran ada pemangkasan, imbas dari penyesuaian anggaran penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemprov Banten.

Baca Juga :

Pemprov Banten Didesak Cari Sumber PAD Baru, Pajak Kendaraan Bermotor Tidak Lagi Menjanjikan

Dinsos Provinsi Banten Kembali Tunjuk Bank Banten untuk Salurkan Bansos

Pemda di Banten Kembali Efisiensi APBD

Pemkab Tangerang dan DKI Sepakati Pemanfaatan Lahan 95 Hektare di Legok

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Banten, hingga Jumat (26/6) mayoritas ASN Pemprov mengeluhkan kebijakan pemangkasan tukin hingga 50 persen, meskipun mereka sendiri belum pernah menerima surat edaran terkait pemangkasan tukin tersebut.

Salah satu pejabat eselon II di Pemprov Banten yang minta namanya tidak disebutkan mengatakan, pemangkasan tukin itu diterapkan mulai Juni 2020. “Selain ASN Pemprov di Dinas Kesehatan dan guru SMA/SMK Negeri, tukin ASN lainnya dipangkas hingga 50 persen mulai Juni ini,” kata dia kepada Radar Banten akhir pekan kemarin.

Ia melanjutkan, kebijakan itu sudah ramai dibahas di percakapan grup WhatsApp pejabat maupun ASN Pemprov Banten lainnya. “Hampir semua ASN kecewa dengan pemangkasan tukin ini, tapi ini kebijakan pimpinan. Sebab 50 persen anggaran tukin dialokasikan untuk sumbangan penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Senada, pejabat eselon III Pemprov Banten juga menyampaikan keberatannya bila pemangkasan tukin hingga 50 persen. “Selama pandemi, kebutuhan keluarga juga bertambah. Apalagi biaya sekolah dan kuliah anak juga tetap normal. Kalau hanya mengandalkan gaji, itu tidak akan cukup,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, selama ini dirinya mengandalkan tukin untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. “Tapi mau bagaimana lagi, sebagai ASN harus patuh pada pimpinan. Meskipun masih berharap, pemangkasan tukin jangan sampai 50 persen, cukup 20 hingga 25 persen saja,” pintanya.

Sementara itu, ratusan ASN Pemprov Banten menanggapi pemangkasan tukin hingga 50 persen menyampaikan keresahannya kepada awak media.

Menurut para ASN yang menjadi staf di sejumlah OPD, kebijakan itu tidak adil, lantaran tidak semua ASN Pemprov Banten dipangkas. “Kita semua terdampak covid, tapi jangan potong tukin hanya karena kami tidak bertugas menangani pasien covid. Kan kami ditempatkan bertugas oleh pimpinan bukan di Dinkes,” tutur seorang staf ASN di KP3B.

Ia melanjutkan, pemangkasan tukin lantaran mayoritas ASN Pemprov bekerja dari rumah juga tidak masuk akal. “Kami bekerja dari rumah bukan keinginan kami, tapi perintah pimpinan. Dan sekarang kami harus dikurangi pendapatannya,” bebernya.

Senada, staf ASN lainnya mengungkapkan, pemangkasan tukin 50 persen untuk sumbangan penanganan covid tidak adil, sebab hanya berlaku untuk ASN. “Mestinya tunjangan Gubernur, Wakil Gubernur, anggota DPRD juga dipotong. Kan sama-sama dari APBD. Kenapa urusan sumbangan hanya dibebankan kepada kami saja. Kami juga punya keluarga,” katanya menyampaikan kekecewaannya.

Ia berharap, kebijakan pemangkasan tukin hingga 50 persen dipertimbangkan kembali oleh Gubernur. “Jujur saja kami keberatan, bukannya tidak prihatin dengan korban covid. Tapi mestinya ada kebijakan lain. Jangan kayak gini, sudah dipangkas, belum jelas lagi kapan tukin cair,” harapnya.

MULAI JUNI

Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten Rina Dewiyanti mengatakan, pemangkasan tukin ASN hingga 50 persen dilakukan lantaran kemampuan keuangan daerah mengalami penyesuaian di tengah pandemi Covid-19.

“Pemangkasan anggaran dilakukan sesuai surat edaran Mendagri, tetapi untuk pemangkasan tukin ASN lebih pada persoalan penyikapan Pemprov Banten terhadap kemampuan keuangan daerah. Kita lihat dan ikuti aturan saja ya,” ungkapnya.

Terkait tukin ASN Dinkes Banten dan guru yang tidak ikut dipangkas, Rina mengaku itu semua kewenangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). “Sudah dijelaskan di media oleh Kepala BKD Banten soal itu, dan pemangkasan mulai pembayaran tukin bulan Juni,” tegasnya.

Disinggung pencairan tukin yang terlambat, Rina mengaku pihaknya hanya bertugas membayarkan tukin ASN sesuai pengajuan SP2D dari masing-masing OPD, yang didasarkan atas penilaian kinerja berdasarkan ketentuan yang berlaku. “Hingga hari ini (kemarin-red), baru ada beberapa OPD yang mengajukan, semoga awal pekan ini semua OPD sudah mengajukannya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekda Banten Al Muktabar mengakui bila kebijakan pemprov memangkas tukin ASN berlaku mulai Juni 2020. Kendati begitu, kebijakan pemangkasan tukin tetap dilakukan sesuai ketentuan pemerintah yang perlu diikuti. “Pemangkasannya mengacu pada aturan yang berlaku,” katanya.

Kendati begitu, Al Muktabar enggan menjelaskan secara detail terkait perhitungan pemangkasan tukin ASN Pemprov. “Masih diproses dan belum dicairkan tukinnya,” ungkapnya.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy angkat suara terkait pemangkasan tukin ASN Pemprov Banten. “Karena ada penyesuaian, pencairan tukin bulan ini ada keterlambatan. Namun tahapan pencairannya sedang dalam proses,” ungkapnya.

Andika berharap, pencairan tukin bulan Juni yang telah melalui penyesuaian kemampuan anggaran daerah, dilakukan paling lambat awal pekan depan. “Lebih cepat lebih baik,” tegasnya. (den/air)

Tags: Pemprov Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pemagaran di RT 03 Sudimara Dimulai

Next Post

Banyak Pekerja Dirumahkan, Desa Butuh BLK

Related Posts

Sumber PAD Baru Banten
Berita Utama

Pemprov Banten Didesak Cari Sumber PAD Baru, Pajak Kendaraan Bermotor Tidak Lagi Menjanjikan

by Yusuf Permana
Sabtu, 23 Mei 2026 09:36

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah menghadapi tekanan fiskal serius setelah Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami perlambatan dan Pajak Kendaraan...

Read moreDetails

Dinsos Provinsi Banten Kembali Tunjuk Bank Banten untuk Salurkan Bansos

Pemda di Banten Kembali Efisiensi APBD

Pemkab Tangerang dan DKI Sepakati Pemanfaatan Lahan 95 Hektare di Legok

BKD Banten Mulai Pendataan PPPK Paruh Waktu untuk Perpanjangan Kontrak 2026

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sebut Provinsi Banten Pelopor Gerakan Sekolah Aman dan Nyaman di Indonesia

Pemerintah Provinsi hingga Desa di Banten Raih Penghargaan, Bukti Kepedulian terhadap Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Pemprov Banten Raih Paritrana Award 2025

Bankeu Desa Banten Naik Jadi Rp120 Juta, Fokus Infrastruktur dan SDM

Pajak 8.180 Unit Kendaraan Dinas di Banten Tidak Dibayarkan

Next Post
Banyak Pekerja Dirumahkan, Desa Butuh BLK

Banyak Pekerja Dirumahkan, Desa Butuh BLK

Ulama Lebak Deklarasi Tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila

Ulama Lebak Deklarasi Tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila

Anggaran Kepala Daerah dan Dewan Tak Digeser

Anggaran Kepala Daerah dan Dewan Tak Digeser

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

konservasi DAS Cidanau

Konservasi DAS Cidanau Berlanjut, Pemprov Banten Dukung Jaga Sumber Air Cilegon

Sabtu, 23 Mei 2026 10:00
Sumber PAD Baru Banten

Pemprov Banten Didesak Cari Sumber PAD Baru, Pajak Kendaraan Bermotor Tidak Lagi Menjanjikan

Sabtu, 23 Mei 2026 09:36
Gelapkan Dana Hibah

Demokrat Kabupaten Tangerang Buka Suara Soal Tudingan Gelapkan Dana Hibah Rp2,7 M

Sabtu, 23 Mei 2026 09:08
Pelatihan internet Banking Lebak

Pj Sekda Buka Pelatihan Internet Banking Business bagi Puskesmas se-Kabupaten Lebak

Sabtu, 23 Mei 2026 08:45
Evaluasi realisasi anggaran

TAPD Kabupaten Serang Bakal Evaluasi Realisasi Belanja

Sabtu, 23 Mei 2026 07:11
Awasi hewan qurban

DKPP Kabupaten Serang Buat Dua Tim Awasi Hewan Qurban

Sabtu, 23 Mei 2026 06:56
konservasi DAS Cidanau

Konservasi DAS Cidanau Berlanjut, Pemprov Banten Dukung Jaga Sumber Air Cilegon

Sabtu, 23 Mei 2026 10:00
Sumber PAD Baru Banten

Pemprov Banten Didesak Cari Sumber PAD Baru, Pajak Kendaraan Bermotor Tidak Lagi Menjanjikan

Sabtu, 23 Mei 2026 09:36
Gelapkan Dana Hibah

Demokrat Kabupaten Tangerang Buka Suara Soal Tudingan Gelapkan Dana Hibah Rp2,7 M

Sabtu, 23 Mei 2026 09:08
Pelatihan internet Banking Lebak

Pj Sekda Buka Pelatihan Internet Banking Business bagi Puskesmas se-Kabupaten Lebak

Sabtu, 23 Mei 2026 08:45
Evaluasi realisasi anggaran

TAPD Kabupaten Serang Bakal Evaluasi Realisasi Belanja

Sabtu, 23 Mei 2026 07:11
Awasi hewan qurban

DKPP Kabupaten Serang Buat Dua Tim Awasi Hewan Qurban

Sabtu, 23 Mei 2026 06:56

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

konservasi DAS Cidanau

Konservasi DAS Cidanau Berlanjut, Pemprov Banten Dukung Jaga Sumber Air Cilegon

by Yusuf Permana
Sabtu, 23 Mei 2026 10:00

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID - Program Pembayaran Jasa Lingkungan Hidup (PJLH) Daerah Aliran Sungai (DAS) Cidanau kembali dilanjutkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja...

Sumber PAD Baru Banten

Pemprov Banten Didesak Cari Sumber PAD Baru, Pajak Kendaraan Bermotor Tidak Lagi Menjanjikan

by Yusuf Permana
Sabtu, 23 Mei 2026 09:36

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah menghadapi tekanan fiskal serius setelah Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami perlambatan dan Pajak Kendaraan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak