SERANG-Senin (4/10), Provinsi Banten akan merayakan hari jadinya ke-21 tahun. Sama dengan tahun lalu, perayaan HUT tahun ini juga dilakukan secara sederhana karena masih dalam masa pandemi Covid-19.
Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, tidak ada rangkaian kegiatan peringatan HUT Banten. “Akan dibuat sesederhana mungkin,” ujar gubernur yang akrab disapa WH ini, kemarin.
Pada peringatan HUT ke 21 tahun nanti, mantan Walikota Tangerang dua periode itu akan membeberkan segala pembangunan yang sudah dan belum dilakukan Pemprov Banten. “Bukan beralibi bahwa target yang dicanangkan tidak tercapai karena pandemi Covid-19. Tapi memang begitu kenyataannya,” ungkap WH.
Ketua Panitia HUT ke-21 Provinsi Banten EA Deni Hermawan mengatakan, kegiatan HUT ke-21 Provinsi Banten terdapat kegiatan bantuan sosial (bansos) dari para ASN Pemprov Banten. Bansos yang akan digelar adalah berupa pembagian paket sembako.
Ia mengaku, Pemprov menggalang kepedulian para pegawai sebagai rasa syukur selama bekerja mengabdi di Banten. Namun, penggalangan dana itu sifatnya sukarela.
Mantan Sekretaris DPRD Provinsi Banten itu membeberkan, selain pembagian bansos sembako, terdapat sejumlah kegiatan yang akan digelar dalam rangka peringatan hari jadi ke-21 Provinsi Banten. Mulai dari upacara hingga rapat paripurna istimewa DPRD Provinsi Banten.
Meski demikian, tahun ini ada yang berbeda di mana Pemprov Banten akan memberikan sebuah penghargaan. Penghargaan akan diberikan kepada orang atau lembaga yang berprestasi dan telah berkontribusi untuk Provinsi Banten. “Ini proses pemberian penghargaan masih diidentifikasi dari usulan-usulan OPD,” ungkapnya.
Deni juga mengungkapkan, kegiatan lainnya adalah akan dilakukan peresmian sejumlah proyek yang dibangun oleh Pemprov Banten.
Terpisah, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Banten Beni Ismail mengatakan, kegiatan peringatan HUT Banten tahun ini dimulai dengan upacara. Kemudian dilanjutkan dengan peresmian gedung OPD di KP3B. “Setelah itu paripurna,” ujarnya. (nna/alt)










