Sementara Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang Ritadi B Muhsinun mengatakan, kerja sama antara Pemkot dan UT itu adalah upaya mewujudkan visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Serang terkait pengembangan SDM.
“Secara umum pegawai baik di OPD, kecamatan, dan kelurahan yang saat ini rata-rata S1, di UT ada program S-2,” katanya.
“Intinya begini, yang daftar ke UT silahkan daftar, kami ikut bantu menyosialisasikan ke seluruh OPD termasuk kecamatan dan kelurahan. Yang penting saling bermanfaat bagi kedua belah pihak,” beber Ritadi.
Di lokasi yang sama, Direktur UT Serang Maman Rumanta mengatakan, kerja sama bukan hal baru. Sebab, kerja sama serupa pernah digagas pada 2019. Lantaran terkendala pandemi Covid-19, kerja sama tersebut belum dapat dilaksanakan.
“Kita akan kerjasama melalui program pendidikan S1, S2, dan S3. UT lebih fleksibel, karena model PJJ (perkuliahan jarak jauh-red) di Indonesia,” katanya.
Maman menjelaskan, UT memiliki banyak pilihan program studi. S1 memiliki 34 program studi di empat fakultas, yakni Keguruan dan Ilmu Pendidikan (KIP), Ekonomi, Saint dan Teknologi, serta Ilmu Sosial dan Politik. Untuk magister, ada tujuh program studi, dan doktoral memiliki dua program studi. “Kalau tahun 2019 kerja sama dengan Pemkot Serang itu pemberian beasiswa bagi 25 masyarakat tidak mampu. Tahun ini, akan dibicarakan teknisnya apa yang menjadi masukan dari Pemkot Serang,” terangnya. (fdr/nda)











