SERANG-Aksi kebut-kebutan Sam’un (16), di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Kampung Pertanian, Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Rabu (24/11) malam, berbuah petaka. Rohimi (22), yang membonceng Sam’un tewas terlindas truk usai motor yang ditumpanginya bertabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan.
Informasi yang diperoleh Radar Banten, insiden itu terjadi sekira pukul 22.30 WIB. Motor Yamaha Mio bernopol B 6186 PGO yang dikendarai Sam’un melaju kencang dari arah Pandeglang menuju Serang.
Saat di lokasi kejadian, Sam’un terus memacu motornya untuk menyalip truk tronton bernopol BG 8830 UE. Namun, dari arah berlawanan melaju Yamaha X-Ride bernopol A3086 DH yang dikendarai oleh Fiqih Diyansyah. Warga Kampung Sadiah, Kelurahan Warung Jaud, Kecamatan Kasemen, Kota Serang itu tak bisa lagi menghindar. Motornya langsung menabrak motor Fiqih.
Tabrakan itu membuat motornya oleng dan terjatuh masuk ke kolong truk yang tengah melaju. Tubuh Rohimi yang duduk di belakang Sam’un terseret motor ke kolong truk. Korban tewas seketika setelah roda belakang truk melindasnya. Dan Sam’un mengalami luka berat.
“Untuk satu korban lagi (Fiqih-red) hanya mengalami luka ringan,” ujar Kasat Lantas Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Irfan Abdul Gofar, Kamis (25/11).
Sam’un dan Rohimi oleh petugas Unit Laka Lantas Polres Serang Kota telah dievakuasi ke RSU dr Dradjat Prawiranegara, Kabupaten Serang. “Untuk tiga unit kendaraan yang terlibat kecelakaan juga telah kami amankan ke Mapolres Serang Kota,” ungkap Irfan.
Kata Irfan, polisi masih mengejar sopir truk tronton yang kabur meninggalkan kendaraannya. “Sopir tersebut saat petugas kami datang di lokasi kejadian sudah tidak berada di lokasi, saat ini yang bersangkutan masih kami cari,” tutur Irfan. (fam/nda)










