“Jawaban dari 2200 responden sebanyak 74,6 persen menyatakan bahwa Ketua Umum Parpol lebih punya kesempatan dan pontensi untuk diusung sebagai Capres, dan sebanyak 20,3 persen menyatakan kader parpol dan tokoh non parpol sedangkan sebanyak 5,1 persen tidak menjawab, dari hasil survei ini menunjukan bahwa masyarakat menilai Ketum Parpol memiliki peluang lebih besar untuk dicalonkan sebagai Capres,” papar Tri.
Tri menyebutkan dari nama-nama Ketua Umum Parpol yang memiliki kursi di DPR, ditanyakan juga Ketua Umum Parpol mana yang paling dikenal oleh 2200 responden, maka hasilnya;
Megawati Sukarnoputri dikenal oleh 99,1 persen responden Prabowo Subianto 98,9 persen
Surya Paloh 90,7 persen Airlangga Hartarto 83,8 persen, Muhaimin Iskandar 70,8 persen
Agus Harimurti Yudhoyono 67,8 persen
Zulkifli Hasan 54,9 persen Suharso Monoarfa 21,7 persen Ahmad Syaikhu 10,2 persen
Adapun hasil simulasi dari 4 Ketua Umum Parpol (Golkar, Gerindra, PKB dan Demokrat) dengan tokoh-tokoh non Ketua Umum Parpol yang masuk dalam bursa capres, ditanyakan secara terbuka dengan pertanyaan siapa dari tokoh-tokoh tersebut yang akan dipilih jika pilpres digelar hari ini?
Hasilnya Airlangga Hartarto unggul menjadi pilihan publik yang tertinggi dengan tingkat keterpilihan 14,8 persen, Prabowo Subianto 13,7 persen, Ganjar Pranowo 13,1 persen, Muldoko 6,2 persen, Gatot Nurmantyo 6,1 persen, Puan Maharani 5,2 persen, Anies Baswedan 3,7 persen, Susi Pudjiastuti 3,6 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 3,1 persen, Gibran Rakabuming 2,9 persen, La Nyalla Mataliti 2,7 persen, Muhaimin Iskandar 2,3 persen, Erick Thohir 2,1 persen, Ridwan Kamil 1,8 persen, Sandiaga Uno 1,6 persen dan yang tidak memilih sebanyak 17,1 persen
Sementara, hasil pertanyaan metode tertutup mengunakan kuisioner kepada 2200 responden dengan disodorkan nama-nama tokoh, baik dari cluster ketua umum parpol dan non parpol, apabila pilpres digelar hari ini?











