Pemkab Pandeglang, kata Dia, terus berupaya memenuhi target vaksinasi melalui program gebyar vaksin dan program vaksin jemput bola dengan mendatangi rumah warga. “Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mempermudah masyarakat yang ingin divaksin,” ungkap politisi Partai Golkar ini.
Dijelaskannya, pemberian vaksin bagi anak-anak dilaksanakan agar kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah di Pandeglang bisa kembali normal. Sehingga pembelajaran tatap muka (PTM) bisa 100 persen dan tidak dibatasi seperti sekarang.
“Karena jika siswa sekolah dasar ini sudah divaksin, maka pemerintah daerah akan memberlakukan pembelajaran tatap muka secara optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Banjar Mujani Nur Efendi mengatakan, program vaksinasi untuk Kecamatan Banjar sudah mencapai target untuk dosis pertama, yaitu mencapai 72 persen, dosis kedua baru 39 persen, dan untuk vaksinasi lansia mencapai 50 persen.
“Saat ini kami mengejar target untuk dosis kedua dikisaran 48 persen sesuai dengan target yang telah ditentukan, yakni dengan terus melakukan gebyar vaksinasi bagi masyarakat dan program vaksin jemput bola ke rumah warga. Semoga target vaksinasi dosis kedua diakhir bulan ini bisa tercapai,” harapnya.(dib/tur)











