SERANG – Saat ini 46.099 pasien Covid-19 di Provinsi Banten masih menjalani perawatan, dimana sebagian besar berada di wilayah Tangerang Raya. Dari jumlah tersebut, 27 pasien terkonfirmasi positif varian Omicron dan empat pasien diantaranya telah meninggal dunia.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti saat memberikan keterangan pada wartawan, di KP3B, Kota Serang, Kamis (10/2).
“Sampai hari ini (kemarin) kasus Omicron di Banten tercatat masih 27 orang, sementara 46 ribu lebih pasien Covid-19 varian delta. Sementara yang meninggal sudah ada empat orang,” katanya.
Ati memaparkan, empat pasien Covid-19 yang meninggal dunia merupakan pasien yang memiliki penyakit komorbid yang memperburuk Covid-19 yang dialaminya.
“Pasien Covid-19 yang meninggal dunia diketahui memiliki penyakit komorbid. Jadi penyebab meninggalnya bukan semata-mata karena Omicron,” tegasnya.
Meningkatnya kasus harian Covid-19 akibat varian Omicron, lanjut Ati, membuat Banten masuk dalam level 3 penerapan PPKM oleh pemerintah pusat. Hanya Kabupaten Lebak yang masuk level 2.
“Varian Omicron penyebarannya sangat cepat, namun cepat pula sembuhnya. Sementara proses pemeriksaan pasien apakah terpapar Omicron tidak mudah, makanya di Banten kasus Omicron masih di bawah 30 pasien,” tegasnya.











