Made Tangaks dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, di atas lahan seluas 3000 meter persegi di Sumedang, pada tahap awal ini akan dikembangkan produk pertanian padi, jagung, porang, dan sebagainya. Bahkan, di lahan tersebut juga akan dikembangkan lahan untuk pakan ternak berupa rumput Taiwan.
“Kita juga menyiapkan peternakan ayam, kambing, dan sapi,” tukas Made Tangkas.
Dalam hal itu, Made Tangkas akan menggulirkan aneka pelatihan, pengembangan produk, hingga business development. “Kita integrasikan di desa-desa dan berkolaborasi dengan IBIMA dan MSC,” katanya.
Menurut Made Tangkas, dalam hal ini yang paling penting itu menyiapkan offtaker-nya, yang rata-rata merupakan usaha besar. “Kita yang akan menyambungkan integrated farming dengan pihak offtaker,” kata Made Tangkas.
Dalam struktur usahanya, akan berdiri yang namanya Holding Integrated Farming yang memiliki anak-anak usaha di bawahnya berupa badan usaha/PT, koperasi, dan Kelompok Usaha Bersama/ KUBE (inti plasma). Akan tercipta juga sebuah kolaborasi dengan pihak lain dalam hal teknologi informasi (TI).











