• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Lebak

Distan Lebak Targetkan 500 Hektare Sawah Diasuransikan pada 2026

Nurabidin by Nurabidin
Jumat, 30 Januari 2026 15:17
in Lebak
0
Distan Lebak Targetkan 500 Hektare Sawah Diasuransikan pada 2026
0
SHARES
40
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian Kabupaten Lebak menargetkan 500 hektare lahan pertanian di Kabupaten Lebak mengikuti Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) pada tahun 2026. Target tersebut bertujuan melindungi petani dari risiko gagal panen akibat banjir, kekeringan, maupun serangan hama.

Kepala Distan Lebak Rahmat Yuniar mengatakan pihaknya terus mendorong petani agar memanfaatkan program asuransi pertanian karena memberikan perlindungan ekonomi saat terjadi puso.

“Kami terus menyosialisasikan AUTP kepada petani. Target tahun ini 500 hektare sawah bisa diasuransikan karena manfaatnya sangat besar,” ujar Rahmat, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, AUTP memberikan jaminan ganti rugi sebesar Rp6 juta per hektare apabila tanaman padi mengalami gagal panen akibat bencana alam atau organisme pengganggu tanaman (OPT). Sementara itu, biaya premi tergolong ringan, yakni sekitar Rp36 ribu per hektare.

Menurut Rahmat, program ini membantu petani mengurangi risiko kerugian dan menjaga keberlanjutan usaha pertanian di Lebak, terutama di tengah cuaca ekstrem yang kerap terjadi.

Reporter: Nurabidin/Editor: Aas Arbi 

Tags: Asuransi PertanianDistan Lebakpertanian
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pascabanjir, Pemkot Cilegon Prioritaskan Perbaikan TPT dan Jembatan

Next Post

Wali Kota Cilegon Buka Opsi Gunakan BTT untuk Perbaikan TPT Pascabanjir

Next Post
Wali Kota Cilegon Buka Opsi Gunakan BTT untuk Perbaikan TPT Pascabanjir

Wali Kota Cilegon Buka Opsi Gunakan BTT untuk Perbaikan TPT Pascabanjir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

10 Tahun Berdiri, Sanggar Senam U & Me Gelar Perayaan HUT ke-81 RI

by Eko Fajar
Sabtu, 29 Agustus 2026 18:54
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sanggar Senam U & Me menggelar kegiatan senam bersama dan berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang...

Raih Penghargaan Pemda Berprestasi, Pemkot Cilegon Dapat Bantuan Pembangunan 200 Rutilahu

by Adam Fadillah
Sabtu, 29 Agustus 2026 18:53
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID — Wali Kota Cilegon Robinsar diganjar bantuan pembangunan 200 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) setelah berhasil meraih...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.