Dari penuturan Sam, ada sosok hantu wanita yang selalu memeluk punggung, atau menindih tubuhku ketika tidur. Dan, itu yang membuat leherku sering pegal ketika bangun tidur.
Hantu wanita itu berwujud noni Belanda. Dia mencintaiku!
“Karena kamu mirip pacarnya waktu zaman penjajahan. Dia sudah menganggap kamu suaminya,” ujar Sam.
Dek! Aku langsung bergidik. Aku merasa bulu-bulu tanganku juga berdiri. Rasa takut mulai menggayuti.
“Tapi aku enggak merasakan apa-apa tuh. Biasa aja, normal-normal aja,” aku membantah Sam.
“Kamu punya pacar? Hantu yang ngikutin kamu itu bisa cemburu, gangguin pacarmu atau cewek yang deket sama kamu,” kata Sam.
Memoriku mulai terbuka. Aku teringat dengan pengakuan Rosmayati. Cewek ini biasa dipanggil May. Dia teman dekatku.
Dua tahun lalu, May mengaku mendapatkan pengalaman spiritual yang membuatnya ketakutan. Dia diganggu makhluk halus.
Awalnya cuma berupa suara-suara. Lirih, namun lama kelamaan menjadi keras.
Tek..tek..tek..tek…










