PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pandeglang terancam bangkrut karena kurangnya perhatian dari pemerintah.
UMKM tersebut memproduksi barang berupa kerajinan tangan berbahan baku kayu, bambu, maupun lainnya.
Menurut Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Pandeglang Kumaedi, produk UMKM di Kabupaten Pandeglang sebetulnya sudah bagus-bagus. Hanya saja, masalahnya kurangnya perhatian dari pemerintah.
“Hanya saja memang perhatian dari pemerintah masih minim. Sehingga membuat ratusan pelaku UMKM di Kabupaten Pandeglang terancam bangkrut,” katanya kepada RADARBANTEN.CO. ID, Minggu (27/3).
Kumaedi mengatakan, pelaku UMKM saat ini mengalami kebuntuan dalam menjalankan usahanya. Akibat terkendala oleh kuranganya modal dan pemasaran.











