Jian Akbar, seorang peserta aksi 11 April di Kabupaten Lebak mengatakan, awalnya saat memegang gerbang tidak ada aliran listrik. Tapi, ketika gerbang terdorong tiba-tiba ada aliran listrik dan membuat para peserta aksi terkena setrum.
“Seorang mahasiswa atas nama Sahrul Gunawan kondisinya cukup parah. Karena, tubuhnya terdorong peserta aksi di belakangnya, sehingga agak lama terkena sengatan listrik,” kata Jian Akbar.
Jian mengaku, hanya mengalami luka lecet di bagian telapak tangan. Dirinya enggak tahu asal muasal aliran listrik tersebut apakah disengaja dipasang untuk menghalau peserta aksi atau bukan faktor kesengajaan.
“Saat ini, korban masih diobservasi di UGD RSUD Adjidarmo Rangkasbitung. Dokter meminta korban tidak pulang dulu,” ungkapnya.(*)
Reporter: Mastur











