LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 290 jemaah haji asal Kabupaten Lebak diberangkatkan oleh Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Alkadri di Pendopo Kecil Bupati Lebak, Rangkasbitung, Jum’at 17 Juni 2022.
Mereka diberangkatkan menggunakan tujuh bus pariwisata yang sudah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Lebak menuju Asrama Haji Pondok Gede. Esok harinya terbang ke Arab Saudi.
Sebelum berangkat, mereka mendapatkan uang jajan dari mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya.
Isap tanggis pun mengiringi keberangkatan ratusan jemaah haji. Salah satunya Musyaropah. Ia mengaku tidak kuat menahan rasa tangis karena harus berpisah sementara dengan ibunya yang berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji.
“Seneng sekaligus sedih pak, karena harus pisah dulu sama ibu,” katanya kepada Radar Banten.
Ia mengatakan, ibunya sendiri sudah sangat menantikan agar bisa pergi ke Tanah Suci sejak pertama kali mendaftar di tahun 2012 lalu. Kini penantian ibunya terlaksana.
“Ibu itu udah nunggu lama, ia nabung sedikit demi sedikit. Alhamdulillah tahun ini bisa berangkat. Semoga ibu selalu diberikan selemataan dan kesehatan,” ujarnya.
Melepas keberangkatan ratusan jamaah haji, Alkadri berpesan kepada para jemaah haji untuk selalu menjaga kesehatan dan selalu memerhatikan jemaah dalam satu kelompok.
“Kami hanya berpesan bapak ibu untuk menjaga kesehatan saat menunaikan ibadah haji. Bapak ibu jangan jumawa alias sombong di sana, apalagi di masa pandemi ini yang mana informasi terakhir kasus Covid-19 meningkat lagi,” pesannya.
Ia juga meminta kepada para pendamping untuk memberikan pelayanan penuh kepada para jemaah haji, pendamping diminta untuk tidak cuek dan mendengarkan semua keluhan dari para jemaah.
“Pendamping harus melayani penuh, dengarkan semua keluhan para jemaah. Jika ada jamaah yang mengeluh sakit, harus segera ditindaklanjuti. Jangan diabaikan,” pungkasnya. *
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi










