Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang terus melakukan upaya untuk meningkatkan kinerjanya.
Berbagai program hingga pertengahan tahun ini sudah dijalankan. Mulai dari pengisian kekosongan jabatan, peningkatan kompetensi pegawai, hingga soal administrasi kepegawaian.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kabupaten Serang Surtaman mengatakan, di bidang pengembangan karir, pihaknya sudah melakukan penyetaraan jabatan 298 eselon IV menjadi fungsional.
Penyetaraan jabatan itu, merupakan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021. Di Provinsi Banten, Pemkab Serang termasuk pemda yang patuh menjalankan aturan tersebut.

Kemudian, pihaknya melakukan pengisian kekosongan jabatan di berbagai OPD. Sehingga, saat ini semua eselon III dan IV di OPD dan kecamatan dipastikan sudah terisi.
Lalu, saat ini pihaknya juga sedang melakukan lelang jabatan eselon II. Dari sembilan jabatan yang kosong, enam di antaranya sudah dilelang. “Sisanya akan menyusul, karena keterbatasan anggaran,” katanya.
Lalu, pihaknya juga melakukan fungsi pengawasan disiplin ASN. Pengawasan dilakukan melalui aplikasi untuk melihat tingkat kehadiran ASN di masing-masing OPD.
“Setiap OPD meng-upload kehadiran pegawai melalui aplikasi, kemudian kita juga melakukan survei kepuasan pelayanan supaya dapat mengukur tingkat pelayanan kita,” ujarnya.
Kemudian, di bidang administrasi kepegawaian, pihaknya sedang melayani kenaikan pangkat untuk 1.250 pejabat. Kenaikan pangkat itu sudah diusulkan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada April 2022.
Dalam pelayanan kenaikan pangkat ini, pihaknya sudah melakukan pelayanan melalui aplikasi. “Jadi, pegawai tidak usah membawa berkas ke BKPSDM lagi, cukup diinput melalui aplikasi,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga akan memberikan surat keputusan (SK) bagi 162 CPNS hasil seleksi 2021. “SK nya akan kita bagikan dalam waktu dekat,” ucapnya.
Lalu, di bidang pendidikan dan pelatihan pihaknya juga menjalankan program untuk pengembangan kompetensi pegawai. Salah satunya, melaksanakan pelatihan dasar bagi 261 CPNS hasil rekrutan 2020.
Pelatihan dasar CPNS dilakukan selama tiga bulan melalui metode online dan offline. Materinya, meluputi wawasan kebangsaan, ahlak ASN, manajemen ASN, pengembangan diri, pelayanan prima, dan materi lainnya.
“Melalui pelatihan dasar ini, tujuannya untuk membentuk karakter ASN yang profesional, di sini juga kita ada penilaian, kalau peserta tidak sungguh-sungguh, bisa dibatalkan CPNS nya,” ujarnya.

Kemudian, pihaknya juga ikut serta dalam pendidikan dan pelatihan analis jabatan dan analis kerja yang diselenggarakan di Badiklat Banten. Ada 30 sampai 40 pejabat yang diikutsertakan.
Di samping itu, karena keterbatasan anggaran, pihaknya melakukan inovasi dalam pengembangan kompetensi ASN. Salah satunya, dengan membentuk program klinik kompetensi.
Dalam program tersebut, setiap ASN yang sudah mengikuti pelatihan harus menyampaikan ke ASN lainnya di instansi tempat kerjanya. “Nanti dibuat grup diskusi dan akan kita evaluasi,” pungkasnya. (ADV)











