SERANG, RADARBANTEN.Co.ID – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten menggelar pelatihan penyusunan gender analysis pathway (GAP) gender budget statement (GBS) di OPD Pemprov Banten. Pelatihan yang tahun ini dilaksanakan di 14 OPD itu dilakukan untuk memahami strategi pengarusutamaan gender (PUG) yang dimasukkan dalam perencanaan evaluasi dan monitoring pembangunan Pemprov Banten.
Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional dan kesepakatan bersama empat menteri yakni Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Menteri Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Keuangan, OPD diminta untuk melakukan strategi PUG. Caranya dengan membentuk kelembagaan dan menentukan komitmen ke dalam perencanaan anggaran.

Pelatihan GAP GBS ini bertujuan agar peserta mampu membuat analisa dengan menggunakan strategi PUG dalam pembangunan serta memahami konsep dan tata laksana perencanaan penganggaran responsif gender. Saat menyusun rencana kerja dan anggaran, OPD sudah memilah data kesenjangan antara laki-laki dan perempuan. Dari kesenjangan tersebut, disusunlah reformulasi tujuan dan kemudian menentukan outcome, sehingga tidak ada lagi kesenjangan antara laki-laki dan perempuan. Apabila OPD menyisir setiap anggaran dengan strategi PUG, maka anggaran yang selama ini dialokasikan tepat sasaran dan tidak mubazir.
Tahun ini ada 14 OPD yang diberikan pelatihan dan telah dimulai sejak bulan lalu. Sedangkan pelatihan di OPD lainnya akan dilanjutkan tahun depan. Dengan anggaran yang berbasis gender, diharapkan hasil pembangunan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat dan tepat sasaran. (adv)











