Hasbi mencontohkan, saat ini program infrastruktur Jalan Lingkar Utara (JLU) masih mandek, dengan alasan belum selesainya pembebasan lahan. Politisi Gerindra itu menilai pemerintah bisa mengalokasikan anggaran untuk program tersebut.
Kemudian, pemerintah juga mengeluhkan kekurangan anggaran untuk memperbaiki Jalan Lingkar Selatan (JLS), Hasbi menilai anggaran yang gagal terserap di tahun lalu itu bisa digunakan untuk program itu.
“Kemudian itu drainase di lingkungan, jalan di lingkungan juga bisa diperbaiki dengan anggaran itu,” ujar Hasbi.
Hasbi menilai program infrastruktur manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat usai pembangunan itu selesai.
Karena dengan pembangunan infrastruktur masyarakat akan mendapatkan kemudahan serta bisa terlindungi dari ancaman bencana.
“Ingat pemerintah dalam menyerap anggaran jangan sampai main-main,” ujar Hasbi.
Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Miraj dalam paripurna menjelaskan, Walikota Cilegon dan jajarannya agar memperhatikan dan merespons saran-saran dan pendapat dari Badan Anggaran DPRD Kota Cilegon, karena semua itu merupakan cerminan aspirasi dari seluruh elemen masyarakat Kota Cilegon yang perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah.
“Perlu kami sampaikan, bahwa kunci penting keberhasilan unsur penyelenggaraan pemerintahan di daerah adalah adanya hubungan yang harmonis antara eksekutif dengan DPRD juga, sehingga dengan kondisi seperti itu akan melahirkan pengelolaan pemerintahan daerah yang optimal dan efektif, serta memiliki daya kreatifitas dan inovasi yang tinggi di dalam meningkatkan kualitas manajemen pemerintahan sesuai prinsip-prinsip clean and good governance, yaitu efektif, akuntabel, transparan, responsive dan partisipatif,” papar Isro. (bam/alt)











