PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Pandeglang menggelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) masa khidmat 2022-2027. Organisasi tingkat desa itu diharapkan bisa memberikan kontribusi positif bagi kamajuan setiap desa yang ada di Pandeglang.
Bupati Irna Narulita mengatakan, salah satu peran dan fungsi APDESI adalah memberikan saran dan masukan untuk setiap aturan yang dibuat oleh desa. Dengan fungsi ini, Irna berharap dapat menciptakan satu terobosan bagi kemajuan di desa. “Pembangunan itu bertumpu di desa, yang punya wilayah adalah desa, saya apresiasi kepala desa yang produktif dan aktif,” katanya di acara Muscablub APDESI di salah satu hotel di Carita, Rabu 27 Juli 2022.
Menurut Irna, APDESI merupakan wadah yang yang dapat memajukan daerah, untuk itu program kerjanya harus jelas dan selaras baik dengan daerah maupun pusat. “Ini jadi lokomotif yang dapat membentuk kepala desa menjadi cerdas, aktif, inovatif dan produktif,” pungkasnya.
“Saya harap musyawarah mufakat dalam pelaksanaan muscablubnya, kedepankan kebersamaan sehingga bisa terpilih pemimpin yang bisa mengayomi,” sambungnya.
Ketua panitia pelaksana Muscablub APDESI Dedi Rifaldi mengatakan ada tiga calon pada Muscablub yaitu Iib Kades Munjul Kecamatan Munjul, Muhadi Kades Koroncong Kecamatan Koroncong, dan Cecep Muhidin Kades Cibarani Kecamatan Cisata.
“Dari tiga calon itu hanya satu calon yang sah setelah dilakukan verifikasi yaitu Cecep Muhidin. Untuk Iib kurang rekomendasi, sedangkan Muhadi mengundurkan diri,” katanya.
Sementara Ketua Domisioner DPC APDESI Pandeglang Ibnu Hajar mengatakan, ada dua alasan pihaknya melakukan pengunduran diri dari jabatan APDESI, pertama kata Ibnu terkait kesehatan dan kedua pihakya ingin fokus menyongsong pilkades mendatang.
“Kità sadari ada sedikit gangguan kesehatan, kita juga ingin fokus hajat besar untuk Pilkades di 2023,” katanya.
Reporter: Adib
Editor: Agung SP











