Ia mengatakan, pengembangan desa wisata sangat berkaitan dengan kondisi infrastruktur. Sementara, di desanya masih banyak infrasturktur yang harus dibenahi.
“Untuk menggunakan dana desa, kita belum bisa fokus pada desa wisata, karena persoalan jalan rusak saja di desa kami belum selesai,” katanya.
Karena itu, pihaknya berharap Pemkab Serang dapat ikut serta dalam pembangunan desa wisata. Seperti pembangunan jalan rusak dan pemasangan penerang jalan umum (PJU).
“Jalan rusak di desa kami masih banyak, kemudian kondisinya juga gelap, ini butuh sentuhan dari OPD,” ujar Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Petir ini.
Sementara itu, Kepala Disporapar Kabupaten Serang Anas Dwisatya Prasada mengatakan, peran OPD lain memang sangat diperlukan dalam melakukan pengembangan desa wisata.
Anas mengaku akan terus bersinergi dengan OPD lainnya untuk mendukung pengembangan desa wisata.
“Ini memang bukan hanya tugas Disporapar saja, OPD lain juga harus punya andil, seperti untuk infrastrukturnya, UMKM, SDM nya,” katanya.
Saat ini, kata Anas, desa wisata di Kabupaten Serang masih berstatus desa wisata rintisan. Pihaknya mengaku sedang berupaya untuk meningkatkan statusnya menjadi desa wisata berkembang.(*)
Reporter: Abdul Rozak
Editor: Agus Priwandono











